Cara Mudah Membuat Pupuk Kandang Kotoran Ayam Didiamkan Tanpa Bau

Cara Mudah Membuat Pupuk Kandang Kotoran Ayam Didiamkan Tanpa Bau
Cara Mudah Membuat Pupuk Kandang Kotoran Ayam Didiamkan Tanpa Bau

JAKARTA - Bagi sebagian orang, kotoran ayam masih dianggap limbah yang menjijikkan dan sulit diolah. 

Bau menyengat serta bayangan proses pengomposan yang rumit kerap membuat banyak orang enggan memanfaatkannya. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, kotoran ayam menyimpan kandungan nutrisi tinggi yang sangat dibutuhkan tanaman, terutama nitrogen, fosfor, dan kalium. Jika diolah dengan cara tepat, kotoran ayam justru bisa menjadi pupuk organik unggulan untuk kebun rumahan.

Pandangan bahwa membuat pupuk kandang harus repot dan melelahkan dipatahkan oleh Taufik Azhari, pendiri Piramida Projects. Melalui praktik pertanian terintegrasi berbasis zero waste, ia membuktikan bahwa pupuk kandang kotoran ayam bisa dibuat dengan metode paling sederhana: cukup didiamkan. Tanpa diaduk, tanpa bahan kimia, dan tanpa aktivator tambahan, kotoran dari lima ekor ayam petelur yang bercampur alas kandang mampu berubah menjadi pupuk kompos siap pakai dalam waktu tiga hingga empat bulan.

Baca Juga

30 Ide Jualan Bulan Puasa Kekinian Menguntungkan, Yuk Cobain!

Metode ini cocok bagi pemula yang ingin memulai pertanian berkelanjutan skala rumah tangga dengan tenaga dan biaya minimal. Berikut tahapan lengkap membuat pupuk kandang kotoran ayam dengan cara didiamkan, berdasarkan pengalaman langsung Piramida Projects.

Menentukan Sistem Kandang yang Mendukung Pengomposan

Langkah awal yang sangat menentukan kualitas pupuk kandang adalah pemilihan sistem kandang ayam. Sistem kandang berperan besar dalam proses awal penguraian kotoran sekaligus memudahkan pengelolaan limbah.

Piramida Projects menggunakan sistem kandang umbaran dengan alas. Dalam sistem ini, ayam dibiarkan bergerak bebas di area kandang yang dialasi bahan penyerap seperti sekam padi atau serbuk kayu. Kotoran ayam langsung bercampur dengan alas kandang dan mulai terurai secara alami.

“Umbaran itu seperti yang kami lakukan. Jadi ayam bisa main ke mana-mana. Dia bisa ngorek-ngorek, bisa mandi,” ungkap Taufik Azhari.

Alternatif lain adalah sistem battery cage atau kandang bertingkat yang cocok untuk lahan sempit. Namun, sistem ini membutuhkan wadah penampung kotoran di bawah kandang. Agar proses pengomposan tetap berjalan, kotoran perlu ditaburi bahan penyerap secara rutin. Meski lebih praktis, Taufik menilai sistem umbaran lebih alami dan ramah bagi ayam serta proses kompos.

Peran Alas Kandang sebagai Media Penguraian Awal

Alas kandang memiliki fungsi penting sebagai media awal pengomposan. Bahan alas yang tepat akan membantu mengurangi bau, menyerap kelembaban, dan menciptakan lingkungan ideal bagi mikroorganisme pengurai.

Bahan yang disarankan antara lain sekam padi, serbuk gergaji kayu keras, serutan kayu alami, atau jerami kering. Bahan-bahan ini kaya karbon dan mampu menyeimbangkan kandungan nitrogen tinggi pada kotoran ayam. Ketebalan alas ideal berkisar 5–10 cm untuk kandang umbaran, atau 2–3 cm pada wadah penampung sistem kandang baterai.

Alas kandang menyerap air dari kotoran, menekan bau amonia, sekaligus menjadi “makanan” bagi mikroba pengurai. Sejak kotoran pertama kali bercampur dengan alas, proses pengomposan sebenarnya sudah dimulai secara alami tanpa perlu campur tangan tambahan.

Membiarkan Alam Bekerja Tanpa Banyak Intervensi

Keunggulan utama metode ini terletak pada kesederhanaannya. Tidak diperlukan pembalikan kompos, penyemprotan aktivator, atau perlakuan khusus lainnya. Peran utama pemilik kandang hanya melakukan pengamatan berkala.

Jika alas kandang terlihat terlalu basah atau muncul bau menyengat, cukup tambahkan lapisan bahan kering seperti sekam atau serbuk kayu. Selebihnya, biarkan mikroorganisme alami, jamur pengurai, serta aktivitas ayam membantu proses dekomposisi.

“Tiga sampai empat bulan kita sudah bisa mempersiapkan atau mengambil lah. Mengambil hasil pupuk kompos itu,” jelas Taufik Azhari.

Dalam rentang waktu tersebut, pengomposan berlangsung bertahap mulai dari fase panas yang membantu mematikan patogen, hingga fase pematangan yang menghasilkan kompos stabil dan aman digunakan.

Ciri dan Cara Memanen Pupuk Kandang yang Sudah Matang

Setelah masa tunggu terpenuhi, pupuk kandang siap dipanen. Namun, penting mengenali tanda-tanda kematangan kompos agar tidak merusak tanaman.

Pupuk matang ditandai dengan warna coklat gelap kehitaman, tekstur remah dan gembur, serta aroma tanah segar tanpa bau menyengat. Suhu pupuk juga sudah normal dan tidak terasa panas saat disentuh.

Pada sistem umbaran, lapisan bawah alas kandang biasanya sudah matang lebih dulu dan bisa diambil, sementara lapisan atas dibiarkan melanjutkan proses. Dari lima ekor ayam petelur, Piramida Projects mampu menghasilkan sekitar dua karung pupuk kompos dalam satu siklus pengomposan.

Pemanfaatan Pupuk dan Siklus Zero Waste Berkelanjutan

Pupuk kandang kotoran ayam yang telah matang dapat digunakan sebagai pupuk dasar maupun pupuk susulan. Untuk pupuk dasar, kompos dicampurkan ke media tanam dengan perbandingan 1:3 atau 1:4. Sementara sebagai pupuk susulan, kompos cukup ditaburkan di sekitar batang tanaman.

Piramida Projects menerapkan siklus berkelanjutan, di mana pupuk dari kandang ayam menyuburkan kebun sayur, hasil kebun dikonsumsi, dan sisa tanaman kembali menjadi bahan organik. Dengan pendekatan ini, limbah berubah menjadi sumber daya, sekaligus membuktikan bahwa pertanian ramah lingkungan bisa dimulai dari halaman rumah sendiri.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

7 Tips Memilih Tas Siaga Bencana yang Tahan Lama dan Ringan untuk Semua Usia

7 Tips Memilih Tas Siaga Bencana yang Tahan Lama dan Ringan untuk Semua Usia

15 Merk Termos Air Panas Stainless Terbaik Layak Dibeli Tahun 2026

15 Merk Termos Air Panas Stainless Terbaik Layak Dibeli Tahun 2026

4 Destinasi Wisata Jogja Terbaru 2026 yang Jadi Favorit Liburan Keluarga Saat Akhir Pekan

4 Destinasi Wisata Jogja Terbaru 2026 yang Jadi Favorit Liburan Keluarga Saat Akhir Pekan

Musim Liburan Tiba, Ini Tips Lengkap Agar Proses Pengajuan Visa Lebih Lancar

Musim Liburan Tiba, Ini Tips Lengkap Agar Proses Pengajuan Visa Lebih Lancar

Algoritma Reels Instagram Kini Bisa Dikendalikan, Pengguna Bebas Atur Konten Sesuai Minat

Algoritma Reels Instagram Kini Bisa Dikendalikan, Pengguna Bebas Atur Konten Sesuai Minat