Pemerintah Matangkan Proyek DME Batu Bara dengan Koordinasi Intensif

Pemerintah Matangkan Proyek DME Batu Bara dengan Koordinasi Intensif
Pemerintah Matangkan Proyek DME Batu Bara dengan Koordinasi Intensif

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan seluruh detail proyek dimethyl ether (DME) berbasis batu bara. 

Proyek ini direncanakan segera memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking, sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Proses Pendalaman Proyek DME

Baca Juga

Lifting Minyak Nasional Capai 605 Ribu Barel, Pemerintah Optimistis 2026

Proyek DME merupakan salah satu program strategis yang sedang dipersiapkan pemerintah Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi. Namun, sebelum memasuki tahap pembangunan, Bahlil menegaskan perlunya koordinasi dan pendalaman secara matang dengan berbagai kementerian terkait.

Usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Bahlil menyampaikan bahwa dirinya bersama CEO Danantara, Rosan Roeslani, akan menggunakan waktu satu bulan untuk menyelesaikan pendalaman proyek ini.

“Kasihkan saya waktu 1 bulan lagi. Untuk mendetailkan, saya dengan Pak Rosan nanti akan menyelesaikan dalam kurun waktu 1 bulan,” ujar Bahlil.

Pendalaman ini diharapkan akan menghasilkan perencanaan yang matang dan terintegrasi agar proyek dapat berjalan dengan lancar serta mencapai target yang diharapkan.

Proyek Hilirisasi: Prioritas Pemerintah di Awal 2026

Selain proyek DME, pemerintah juga menyiapkan enam proyek hilirisasi yang akan diresmikan pembangunannya oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal 2026.

Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, proyek-proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara optimal.

Salah satu proyek yang akan mendapat perhatian khusus adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTsa) yang akan dibangun di 34 titik kabupaten/kota.

Proyek ini diharapkan mampu memproduksi energi sekaligus mengatasi permasalahan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah.

“[Sampah] sesegera mungkin untuk diolah sehingga sampah-sampah tersebut tidak menggunung dan menimbulkan banyak masalah," kata Prasetyo.

Proyek gasifikasi batu bara menjadi DME juga menjadi salah satu yang akan mendapat peletakan batu pertama, sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor energi alternatif dan hilirisasi.

Dimethyl Ether (DME): Alternatif Energi Pengganti LPG

DME merupakan bahan bakar alternatif yang saat ini banyak dikembangkan sebagai pengganti LPG. Indonesia selama ini masih bergantung pada impor LPG untuk memenuhi kebutuhan domestik. Oleh sebab itu, proyek gasifikasi batu bara menjadi DME diharapkan dapat menjadi solusi energi domestik yang lebih mandiri.

Namun, pengembangan DME tidaklah mudah. Proyek ini sempat mengalami sejumlah kendala, salah satunya adalah mundurnya investor dari Amerika Serikat yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan proyek di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur pada Maret 2023. 

Setelah itu, ada rencana masuknya investor dari China yang hingga kini belum terealisasi.

Dengan pendalaman proyek selama satu bulan ini, diharapkan seluruh hambatan teknis dan bisnis dapat diatasi, sehingga proyek DME bisa berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang besar bagi ketahanan energi nasional.

Menjawab Tantangan dan Memaksimalkan Potensi Energi Dalam Negeri

Proyek gasifikasi batu bara menjadi DME merupakan salah satu contoh bagaimana pemerintah berusaha memaksimalkan sumber daya energi dalam negeri. 

Batu bara, yang selama ini menjadi salah satu komoditas utama Indonesia, dimanfaatkan lebih optimal melalui teknologi gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

Pendalaman proyek yang dilakukan Bahlil dan tim diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh aspek teknis, ekonomi, hingga perizinan terpenuhi dengan baik. Hal ini sangat penting mengingat proyek ini memiliki investasi besar dan menjadi sorotan publik serta pelaku industri.

Selain itu, keberhasilan proyek DME ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pengembangan hilirisasi energi lainnya yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Proyek Hilirisasi Lainnya dan Dampak Ekonomi

Selain energi, pemerintah juga fokus pada proyek-proyek hilirisasi di bidang pertanian dan perikanan. Contohnya adalah pembangunan kampung nelayan dan pengembangan kapal tangkap ikan. 

Proyek-proyek tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upaya meningkatkan produksi dan nilai tambah hasil laut, tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Prasetyo, Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar, seperti kopi, coklat, dan hasil laut yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi komoditas bernilai jual tinggi. Dengan dukungan investasi dan teknologi yang tepat, potensi ini dapat diwujudkan menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Proyek DME sebagai Pilar Ketahanan Energi Masa Depan

Pemerintah Indonesia melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menunjukkan keseriusan dalam mematangkan proyek DME berbasis batu bara. Dengan tambahan waktu satu bulan untuk pendalaman, diharapkan seluruh aspek teknis dan bisnis proyek dapat dipersiapkan secara matang.

Proyek ini menjadi bagian dari strategi hilirisasi energi yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor LPG. 

Dukungan penuh dari berbagai kementerian dan sektor swasta diharapkan akan membawa proyek ini sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Progres Strategis Danantara Indonesia Bangun Kompleks Haji di Makkah Terbaru

Progres Strategis Danantara Indonesia Bangun Kompleks Haji di Makkah Terbaru

Rumah Murah Berkualitas di Batujajar Dekat Bandung, Simak 7 Rekomendasinya

Rumah Murah Berkualitas di Batujajar Dekat Bandung, Simak 7 Rekomendasinya

Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025, Terima Kasih Besar untuk Petani

Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025, Terima Kasih Besar untuk Petani

Prabowo Targetkan Bangun Ribuan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Prabowo Targetkan Bangun Ribuan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Pantauan Hari Ini, Harga Pangan Nasional Terus Mengalami Kenaikan Signifikan

Pantauan Hari Ini, Harga Pangan Nasional Terus Mengalami Kenaikan Signifikan