Progres Strategis Danantara Indonesia Bangun Kompleks Haji di Makkah Terbaru

Progres Strategis Danantara Indonesia Bangun Kompleks Haji di Makkah Terbaru
Progres Strategis Danantara Indonesia Bangun Kompleks Haji di Makkah Terbaru

JAKARTA - Danantara Indonesia secara resmi melaporkan perkembangan pengembangan Kompleks Haji di Makkah, Arab Saudi, kepada Presiden Prabowo Subianto. 

Proyek yang tengah berjalan ini dirancang dengan pendekatan strategis yang matang, dengan target groundbreaking dijadwalkan pada awal 2026. 

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen besar Danantara dalam meningkatkan layanan bagi jemaah haji Indonesia melalui pembangunan infrastruktur dan ekosistem yang berkelanjutan.

Baca Juga

Pemerintah Matangkan Proyek DME Batu Bara dengan Koordinasi Intensif

Dua Jalur Strategis dalam Proyek Kompleks Haji

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menjelaskan bahwa proyek pengembangan Kompleks Haji dijalankan melalui dua jalur strategis yang berjalan secara paralel. 

Jalur pertama fokus pada penguatan fondasi proyek dengan mengembangkan Kawasan Thakher, sedangkan jalur kedua melibatkan partisipasi aktif dalam mekanisme lelang yang dikelola oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) guna mengeksplorasi peluang pengembangan di kawasan lain yang lebih dekat dengan Masjidil Haram.

Kawasan Thakher sendiri sudah memiliki aset yang signifikan berupa Novotel Thakher Makkah yang beroperasi dengan 1.461 kamar tersebar di tiga menara. 

Kawasan ini mencakup sekitar 4,4 hektare lahan di koridor strategis yang berjarak hanya 2–3 kilometer dari Masjidil Haram, menjadikannya sebagai fondasi kuat bagi pengembangan lebih lanjut.

“Pada saat yang sama kami juga masih mengikuti proses lelang RCMC untuk peluang kawasan lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas haji dan umrah,” ujar Pandu.

Rencana Pengembangan Kawasan Thakher

Pengembangan Kawasan Thakher dirancang secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan bagi jemaah. 

Saat ini, kawasan ini sudah mencakup Novotel Thakher Makkah dan sekitar 14 plot lahan yang direncanakan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.

Pandu memproyeksikan bahwa dengan pengembangan bertahap, Kawasan Thakher akan memiliki kapasitas hingga 6.000 kamar, yang mampu menampung sekitar 22.000 jemaah, atau sekitar 10 persen dari total jemaah haji Indonesia setiap tahunnya. 

Pengembangan ini tidak hanya berfokus pada akomodasi, tetapi juga membangun ekosistem layanan jamaah yang terintegrasi, seperti fasilitas ritel, dukungan logistik, dan layanan penunjang lainnya.

“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jamaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” jelas Pandu.

Sinergi dengan Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC)

Sebagai otoritas pengembangan Kota Makkah, RCMC memainkan peran penting dalam menetapkan arah kebijakan, tata ruang, dan skema pengembangan proyek strategis di Makkah. 

Danantara Indonesia menempatkan pengembangan Kompleks Haji sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang sejalan dengan master plan Kota Makkah dan arahan RCMC.

“RCMC adalah bagian penting dari ekosistem pengembangan Makkah. Kami masih terlibat dalam proses tersebut sebagai bagian dari eksplorasi jangka panjang untuk Kompleks Haji, tentu dengan pendekatan yang sangat selektif dan berbasis kajian menyeluruh,” ujar Pandu.

Melalui kolaborasi ini, Danantara berupaya memastikan setiap langkah pembangunan berjalan secara prudent dan terukur, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat maksimal bagi jemaah dan berkontribusi pada pengembangan Makkah yang berkelanjutan.

Proyeksi dan Harapan ke Depan

Dalam kerangka pengembangan kawasan Thakher, Danantara Indonesia menyiapkan investasi bertahap yang mencakup penguatan aset awal dan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pengembangan lebih lanjut. 

Proyeksi awal menunjukkan bahwa groundbreaking direncanakan pada tahun 2026, sementara operasional hotel tambahan diharapkan mulai berjalan pada 2029, menyesuaikan kesiapan proyek dan regulasi.

“Fokus kami adalah memastikan setiap langkah dilakukan secara prudent, terukur, dan memberi manfaat jangka panjang. Kompleks Haji kami bangun sebagai proyek strategis lintas generasi,” tutur Pandu menegaskan visi jangka panjang perusahaan.

Dengan langkah-langkah ini, Danantara Indonesia berkomitmen membangun fondasi yang kokoh untuk melayani kebutuhan jamaah haji Indonesia secara lebih optimal.

Selain memperkuat infrastruktur, pengembangan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem layanan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga pengalaman jamaah haji menjadi lebih nyaman dan bermakna.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Perkuat Daya Saing KEK Lewat Insentif Fiskal Menarik

Pemerintah Perkuat Daya Saing KEK Lewat Insentif Fiskal Menarik

Rumah Murah Berkualitas di Batujajar Dekat Bandung, Simak 7 Rekomendasinya

Rumah Murah Berkualitas di Batujajar Dekat Bandung, Simak 7 Rekomendasinya

Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025, Terima Kasih Besar untuk Petani

Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025, Terima Kasih Besar untuk Petani

Prabowo Targetkan Bangun Ribuan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Prabowo Targetkan Bangun Ribuan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Pantauan Hari Ini, Harga Pangan Nasional Terus Mengalami Kenaikan Signifikan

Pantauan Hari Ini, Harga Pangan Nasional Terus Mengalami Kenaikan Signifikan