Janice Tjen Siap Tampil Kuat di WTA 250 Hobart, Targetkan Hasil Optimal

Janice Tjen Siap Tampil Kuat di WTA 250 Hobart, Targetkan Hasil Optimal
Janice Tjen Siap Tampil Kuat di WTA 250 Hobart, Targetkan Hasil Optimal

JAKARTA - Janice Tjen melanjutkan persiapannya menghadapi WTA 250 Hobart setelah kalah walkover di babak semifinal ganda Auckland. 

Meski belum mendapatkan kemenangan di babak semifinal, Janice tetap optimistis menghadapi kompetisi berikutnya. Fokusnya kini tertuju pada penampilan tunggal dan ganda di Hobart.

Petenis putri Indonesia berpasangan dengan Caty McNally sempat dijadwalkan menghadapi unggulan kedua Kristina Mladenovic/Guo Hanyu di semifinal Auckland.

Baca Juga

Perbedaan Asuransi Mobil All Risk dan TLO di Indonesia: Pilih Mana?

Namun pertandingan tersebut dimenangi otomatis oleh lawan karena Janice/Caty mengundurkan diri. Situasi ini menjadi momentum bagi Janice untuk menyiapkan strategi lebih matang di turnamen berikut.

Di sektor tunggal Auckland, Janice juga harus terhenti pada babak pertama. Ia kalah setelah melewati tiga set ketat melawan petenis Inggris Sonay Kartal. Meski demikian, pengalaman ini menambah pembelajaran penting bagi Janice untuk meningkatkan performa di turnamen selanjutnya.

Persiapan Janice Menuju WTA 250 Hobart

Janice akan turun di Hobart International yang berlangsung di Tasmania, Australia. Ajang ini dijadwalkan dari 12 hingga 17 Januari 2026. Kompetisi ini menjadi kesempatan penting untuk membangun peringkat sekaligus meraih pengalaman menghadapi lawan kelas dunia.

Di Hobart, Janice akan menghadapi Elise Martens, juara berturut-turut pada 2017 dan 2018. Martens juga tampil apik di final dua edisi terakhir ajang ini. Pertandingan melawan petenis unggulan seperti Martens menjadi ujian nyata bagi Janice untuk mengasah ketahanan mental dan tekniknya.

Selain Martens, Janice juga akan bersaing dengan juara US Open 2021 Emma Raducanu. Raducanu merupakan petenis dengan peringkat tertinggi kedua di undian. Kehadiran lawan-lawan top ini membuat Hobart menjadi turnamen penuh tantangan namun penuh peluang untuk Janice.

Tantangan di Sektor Tunggal

Di tunggal, Janice harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh. Barbora Krejcikova, juara Wimbledon 2024 dan Roland Garros 2021, akan melakukan debut di Hobart. Kehadiran pemain berpengalaman ini menuntut Janice menyiapkan strategi matang dan fokus penuh setiap set.

Turnamen WTA 250 Hobart memberi peluang bagi Janice untuk memperbaiki performa tunggalnya. Mental juara dan kemampuan teknis akan diuji melawan petenis papan atas. Setiap kemenangan di Hobart akan meningkatkan kepercayaan diri dan peringkat dunia Janice.

Selain itu, Hobart menjadi ajang yang tepat untuk meningkatkan adaptasi terhadap permukaan lapangan dan kondisi kompetisi internasional. Pengalaman sebelumnya di Auckland menambah wawasan tentang persaingan tingkat tinggi. Ini menjadi bekal penting menghadapi lawan-lawan kuat di sektor tunggal.

Kolaborasi di Sektor Ganda

Janice juga turun di sektor ganda dengan partner baru, Katarzyna Piter dari Polandia. Pasangan ini pernah meraih gelar WTA 250 Guangzhou pada Oktober 2025. Keberhasilan tersebut memberi modal besar untuk menatap turnamen Hobart dengan target meraih kemenangan.

Selain Janice/Piter, petenis Indonesia lainnya, Aldila Sutjiadi, juga tampil di sektor ganda. Aldila kembali berpasangan dengan Giuliana Olmos dari Meksiko. Kehadiran dua pasangan Indonesia di ganda menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar menorehkan prestasi di turnamen internasional.

Strategi bermain di sektor ganda sangat berbeda dengan tunggal. Kekuatan kerjasama, komunikasi, dan sinergi antar pemain menjadi kunci. Janice dan Piter harus memanfaatkan pengalaman sebelumnya untuk membangun chemistry yang solid di lapangan.

Optimisme dan Target Janice Tjen

Janice menatap Hobart dengan optimisme tinggi. Turnamen ini menjadi momen penting memperbaiki catatan performa. Baik di tunggal maupun ganda, setiap pertandingan menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Peningkatan performa di Hobart dapat berdampak pada peringkat dunia Janice. Lawan-lawan tangguh menjadi motivasi untuk lebih disiplin dan fokus. Mental juara serta strategi yang tepat menjadi modal utama untuk meraih hasil maksimal.

Janice juga berkomitmen memanfaatkan pengalaman sebelumnya. Setiap langkah di lapangan adalah kesempatan belajar sekaligus menunjukkan kemampuan Indonesia di kancah tenis internasional. Hobart menjadi panggung penting bagi Janice untuk menunjukkan ketahanan, keterampilan, dan determinasi juara.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Laptop Advan 2 Jutaan: Pilihan Terjangkau untuk Pengguna Dasar

Laptop Advan 2 Jutaan: Pilihan Terjangkau untuk Pengguna Dasar

Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Kesehatan Menjadikannya Minuman Multiguna

Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Kesehatan Menjadikannya Minuman Multiguna

Harga dan Spesifikasi Axioo Pongo 725, Laptop Gaming Buatan Indonesia

Harga dan Spesifikasi Axioo Pongo 725, Laptop Gaming Buatan Indonesia

Perpanjang Paspor Berapa Lama? Simak Penjelasannya di Sini

Perpanjang Paspor Berapa Lama? Simak Penjelasannya di Sini

Harga POCO F7: Ulasan Lengkap, Spesifikasi & Pertimbangan Sebelum Beli

Harga POCO F7: Ulasan Lengkap, Spesifikasi & Pertimbangan Sebelum Beli