Perempuan di Panggung Kepemimpinan: Tantangan dan Peluang dalam Kesetaraan Gender Abad ke 21
- Senin, 27 Januari 2025
Jakarta - Peran perempuan dalam kepemimpinan global semakin menonjol di abad ke-21, baik dalam dunia politik maupun korporasi. Namun, pencapaian ini belum sepenuhnya menjamin kesetaraan gender, karena berbagai hambatan struktural yang menghalangi perempuan untuk berkiprah dalam posisi strategis masih ada. Oleh karena itu, diperlukan langkah sistematis dan strategis untuk memaksimalkan peran perempuan dalam kepemimpinan di seluruh dunia.
Mengoptimalkan Regulasi Politik untuk Perempuan
Keterlibatan perempuan dalam politik masih sangat terbatas, dan untuk mengatasi ketimpangan ini, penerapan kebijakan kuota gender menjadi salah satu solusi yang efektif. Sejumlah negara telah berhasil meningkatkan keterwakilan perempuan dalam legislatif berkat kebijakan tersebut. Namun, penerapan kebijakan kuota harus disertai dengan dukungan lainnya, seperti pelatihan dan pendanaan kampanye yang cukup bagi calon perempuan, Senin, 27 Januari 2025.
"Kebijakan kuota merupakan langkah awal yang penting, namun itu belum cukup. Kita juga harus memastikan calon perempuan memiliki akses ke pelatihan dan sumber daya untuk mengoptimalkan peluang mereka," kata seorang pakar kesetaraan gender.
Selain itu, akses yang setara terhadap pembiayaan politik perlu dikuatkan. Banyak calon perempuan kesulitan memperoleh dana untuk kampanye. Regulasinya bisa berupa subsidi atau pembiayaan publik khusus untuk calon perempuan, yang dapat menjadi solusi untuk mencegah ketidaksetaraan ini. Fasilitas pendukung seperti cuti melahirkan dan penitipan anak tak kalah penting agar karier perempuan dalam politik dapat berlanjut tanpa hambatan signifikan.
Pemerintah dan organisasi internasional juga perlu berfokus pada transparansi dan akuntabilitas dalam pengawasan politik. Membuat sistem pelaporan yang transparan akan memastikan bahwa kebijakan kesetaraan gender diterapkan dengan baik.
Peran Regulasi dalam Meningkatkan Partisipasi Perempuan di Korporasi
Di sektor korporasi, perempuan juga menghadapi tantangan mewujudkan posisi kepemimpinan. Perusahaan dapat mulai dengan mengadopsi regulasi kesetaraan gender dalam proses rekrutmen dan promosi. Ini bisa berupa kebijakan target jumlah perempuan di posisi pimpinan atau pengaturan khusus dalam perekrutan.
"Cuti keluarga dan fleksibilitas kerja sangat penting. Tanpa kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja-keluarga, banyak perempuan terpaksa memilih antara karier dan keluarga," ujar seorang eksekutif perusahaan yang telah menerapkan kebijakan progresif.
Transparansi gaji adalah langkah krusial lainnya. Kesenjangan gaji antara laki-laki dan perempuan tetap signifikan meski posisi dan tanggung jawab yang sama. Dengan mengatur regulasi yang mewajibkan perusahaan untuk memberikan laporan gaji transparan, kesetaraan gender dapat lebih terwujud.
Menghapus Hambatan Struktural: Kunci Menuju Kesetaraan Gender
Hambatan struktural, seperti norma sosial yang menganggap perempuan tidak pantas menduduki posisi kepemimpinan, masih menjadi halangan. Mengedukasi generasi muda tentang kesetaraan gender dalam pendidikan formal dan informal dapat membantu membentuk persepsi yang lebih adil tentang peran perempuan dalam masyarakat.
Sistem dukungan yang kuat untuk perempuan dalam pekerjaan dan masyarakat termasuk program mentoring dan jaringan profesional sangat penting. Ini membantu mereka dalam membangun karier dan mendapatkan peluang lebih baik.
Akses terhadap teknologi dan infrastruktur juga perlu ditingkatkan, terutama bagi perempuan di daerah terpencil. Dengan menyediakan akses setara ke teknologi dan pelatihan untuk perempuan di berbagai sektor, lebih banyak pintu kesempatan akan terbuka.
Pada akhirnya, untuk mencapai kesetaraan gender yang sesungguhnya, semua pihak harus berkomitmen untuk menghapus hambatan dan memperkuat regulasi yang ada. Dengan mengambil langkah strategis ini, akan tercipta lingkungan di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin di berbagai sektor.
Tri Kismayanti
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru
- Sabtu, 10 Januari 2026
Berita Lainnya
Pertamina Klaim Distribusi BBM Berangsur Normal, 97 Persen SPBU Aceh Sudah Aktif
- Sabtu, 10 Januari 2026
Rekomendasi 5 Rumah Murah di Probolinggo dengan Harga Terjangkau Mulai Rp150 Juta
- Sabtu, 10 Januari 2026
Lifting Minyak Nasional Capai 605 Ribu Barel, Pemerintah Optimistis 2026
- Kamis, 08 Januari 2026












