Strategi Pertumbuhan Ganda PHE: Migas Optimal, Transisi Terakselerasi

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Booth Pertamina Hulu Energi dalam ajang The 50th IPA Convention and Exhibition (Convex) 2026 di ICE BSD. (Sumber Foto: NET)
Penulis: Talita Malinda
Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06:52 WIB

PONTIANAK - PT Pertamina Hulu Energi menyatakan keseriusan dalam menjaga stabilitas ketahanan energi nasional dan mengakselerasi proses transisi ke energi rendah karbon dengan mengandalkan strategi pertumbuhan ganda di sektor hulu minyak dan gas.

Direktur Manajemen Risiko PHE, Whisnu Bahriansyah, menuturkan bahwa perusahaan menjalankan strategi pertumbuhan ganda dengan cara memaksimalkan bisnis utama di bidang minyak dan gas, sembari terus membangun portofolio energi rendah emisi secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, saat meninjau stan PHE di acara The 50th IPA Convention and Exhibition 2026 di Tangerang, Banten.

Dalam momen tersebut, PHE menjelaskan peran vitalnya sebagai tulang punggung hulu migas di tanah air, dengan kontribusi produksi mencapai sekitar 65 persen minyak nasional dan 37 persen gas nasional, serta mengelola 27 persen blok migas di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil membukukan produksi minyak sejumlah 556 ribu barel per hari dan gas sebesar 2,75 miliar standar kaki kubik per hari, yang didukung oleh ribuan rangkaian aktivitas pengeboran, well service, dan workover.

PHE juga menekankan fokus terhadap manajemen risiko untuk jangka panjang guna menghadapi tantangan transisi energi dunia melalui pendekatan yang terintegrasi dan adaptif.

Terkait aspek keberlanjutan, perusahaan telah meraih peringkat MSCI ESG “BBB”, melaksanakan ratusan program tanggung jawab sosial, dan berhasil menekan emisi karbon lebih dari 1,6 juta ton CO2e.

Berbagai proyek penangkapan serta penyimpanan karbon terus ditingkatkan dengan target kapasitas penyimpanan yang mencapai 7,3 gigaton pada tahun 2030.

Sejumlah pencapaian operasional juga telah diraih, mulai dari keberhasilan injeksi CO2, temuan cadangan baru, hingga pengembangan lapangan migas serta peningkatan produksi di berbagai wilayah kerja strategis.

Untuk masa mendatang, PHE telah mempersiapkan beberapa proyek besar, mencakup eksplorasi laut dalam, pengembangan blok baru, hingga penggunaan kecerdasan buatan guna meningkatkan efisiensi operasional hulu migas nasional.

Reporter: Talita Malinda