Nissan Recall 68 Ribu Unit N7 dan N6 di China Akibat Masalah Pedal

Nissan Recall Puluhan Ribu Mobil Listrik dan Hybrid. (Sumber Foto: NET)
Penulis: Talita Malinda
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:41:33 WIB

JAKARTA – Nissan kembali melaksanakan penarikan untuk perbaikan atau recall terhadap hampir 70 ribu unit mobil di China.

Langkah ini diambil menyusul ditemukannya potensi gangguan pada komponen pedal akselerator yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.

Recall tersebut mencakup model Nissan N7 bertenaga listrik serta Nissan N6 hybrid.

Berdasarkan data dari regulator China, State Administration for Market Regulation (SAMR), yang disitat dari Carnewschina, total kendaraan yang terdampak mencapai 68.265 unit.

Rinciannya terdiri dari 49.465 unit Nissan N7 dan 18.800 unit Nissan N6.

Masalah muncul akibat desain dari rakitan pedal akselerator.

Dalam penggunaan jangka panjang, komponen internal tersebut dapat mengalami keausan sehingga memicu gesekan antarbagian pedal.

Kondisi ini berpotensi mengganggu kemampuan pedal untuk kembali ke posisi normal setelah diinjak pengemudi.

Jika dibiarkan, gangguan mekanisme pedal gas ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Mobil disebut bisa saja tidak merespons sesuai harapan saat pengemudi melepaskan pedal akselerator, terutama ketika berada di lalu lintas padat atau saat melakukan manuver tertentu.

Sebagai solusi, Dongfeng Nissan akan mengganti seluruh rakitan pedal akselerator pada kendaraan terdampak tanpa biaya.

Khusus model Nissan N6, pabrikan juga akan melakukan penggantian pada pedal rem dengan desain baru agar sesuai dengan bentuk pedal akselerator yang telah direvisi.

Program recall ini dijadwalkan mulai berjalan pada 25 Mei 2026.

Nissan dan jaringan dealernya akan menghubungi para pemilik kendaraan melalui surat resmi, telepon, maupun pesan singkat untuk proses penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, regulator belum mengungkap adanya laporan kecelakaan ataupun korban cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Nissan resmi memperkenalkan versi facelift untuk kei car andalannya, Sakura.

Mobil listrik mungil yang cukup populer di Jepang ini mendapatkan beberapa penyegaran, khususnya pada sisi eksterior, guna menjaga daya saing yang kian sengit.

Disitat dari Carscoops, Selasa (26/5/2026), Nissan Sakura terbaru mengusung desain grille dan bumper depan yang telah diperbarui.

Perubahan ini membuat tampilannya terlihat lebih modern dan selaras dengan bahasa desain terkini Nissan.

Selain itu, model ini juga mendapat pilihan warna baru 'Minamono Sakura', yang terinspirasi dari bunga sakura yang mengapung di air.

Masuk ke bagian interior, ubahan yang diberikan tidak terlalu masif.

Salah satu pembaruan yang cukup terasa adalah hadirnya tambahan cup holder, yang meningkatkan kepraktisan kabin untuk penggunaan sehari-hari.

Selebihnya, desain interior masih mempertahankan layout sebelumnya yang sederhana dan fungsional.

Untuk sektor performa, tidak ada perubahan signifikan.

Nissan Sakura facelift tetap mengandalkan sistem penggerak listrik yang sama, yakni satu motor listrik dengan tenaga 63 hp (47 kW / 64 PS) dan torsi 195 Nm.

Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh tetap digunakan, dengan kemampuan jelajah hingga 180 km berdasarkan siklus WLTC.

Reporter: Talita Malinda