Strategi PGN PGAS Mulai Agresif Kelola Belanja Modal Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 | 13:02:38 WIB
ilustrasi pgas

JAKARTA – Perusahaan Gas Negara PGAS pelan-pelan merogoh belanja modal demi memastikan keandalan pasokan gas bagi sektor industri dan rumah tangga.

Langkah strategis ini dilakukan guna mempercepat penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur yang sempat tertunda.

Manajemen emiten pelat merah tersebut kini lebih selektif dalam memilih proyek yang memberikan tingkat pengembalian modal paling cepat.

"Kami berupaya mengoptimalkan belanja modal tahun ini untuk mendukung integrasi infrastruktur gas nasional," ujar Rachmat Hutama, Sekretaris Perusahaan PGN, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).

Rachmat Hutama berpendapat bahwa alokasi dana tersebut akan difokuskan pada pemeliharaan jaringan pipa eksisting serta pengembangan terminal LNG baru.

Penyerapan anggaran pada kuartal pertama 2026 menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi ini diharapkan mampu mendongkrak volume penyaluran gas yang menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan.

Fokus utama pembangunan saat ini mencakup wilayah-wilayah industri baru di Pulau Jawa dan Sumatra.

Emiten bersandi saham PGAS tersebut juga tengah mengkaji peluang pemanfaatan teknologi digital untuk efisiensi operasional lapangan.

Investor pasar modal menanggapi positif keputusan manajemen untuk mulai merealisasikan anggaran ekspansi secara bertahap.

Stabilitas harga gas domestik menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga margin keuntungan di tengah fluktuasi ekonomi global.

Peningkatan konektivitas pipa transmisi dianggap sebagai kunci utama dalam mewujudkan kemandirian energi nasional melalui gas bumi.

Terkini