Wärtsilä Buktikan Mesin Hidrogen 100% Siap Dukung Sistem Kelistrikan

TA
Talita Malinda

Editor: Yoga Susila Utama

Jumat, 19 Juni 2026
Wärtsilä Buktikan Mesin Hidrogen 100% Siap Dukung Sistem Kelistrikan
Mesin Hidrogen Wartsila. ( Sumber : NET )

BERMEO – Wärtsilä Energy berhasil mengoperasikan mesin hidrogen 100% terbaru yang memasok listrik ke jaringan listrik nasional Spanyol di Bermeo, Spanyol.

Keberhasilan ini menjadi demonstrasi pertama di dunia untuk mesin hidrogen skala besar yang beroperasi sepenuhnya menggunakan hidrogen murni.

Pencapaian tersebut menandai langkah penting dalam pengembangan teknologi pembangkit listrik berbasis hidrogen.

Uji coba ini membuktikan bahwa pembangkit listrik berbasis mesin dapat beroperasi dengan bahan bakar hidrogen 100% dalam kondisi jaringan listrik nyata, membuka jalan bagi pemanfaatan teknologi serupa dalam skala yang lebih luas di masa depan.

Wärtsilä menyebutkan bahwa teknologi ini menjadi semakin relevan seiring meningkatnya penetrasi energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.

Hidrogen hijau dinilai mampu berperan sebagai media penyimpanan energi sekaligus sumber listrik cadangan ketika produksi energi terbarukan menurun, sehingga membantu menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan.

Mesin Wärtsilä 31H2 yang digunakan dalam uji coba tersebut merupakan bagian dari platform Wärtsilä 31, salah satu mesin empat langkah multi-bahan bakar paling efisien di dunia.

Mesin ini juga diklaim sebagai mesin hidrogen murni terbesar di dunia yang saat ini sedang menjalani proses validasi performa di fasilitas Bermeo.

Direktur Strategi Teknologi dan Dekarbonisasi Wärtsilä, Rasmus Teir, mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam transisi energi adalah menjaga pasokan listrik tetap andal ketika produksi energi terbarukan menurun atau saat terjadi lonjakan permintaan listrik.

Menurutnya, keberhasilan mesin Wärtsilä 31H2 beroperasi menggunakan 100% hidrogen dan memasok listrik ke jaringan nasional Spanyol membuktikan bahwa mesin hidrogen skala besar dapat menyediakan daya yang fleksibel, dapat dijadwalkan, serta mendukung sistem energi terbarukan di masa depan.

Selain untuk sistem kelistrikan nasional, pembangkit listrik berbasis Wärtsilä 31 juga dirancang untuk mendukung sektor-sektor dengan kebutuhan energi tinggi, termasuk pusat data kecerdasan buatan (AI), fasilitas manufaktur, kawasan industri, hingga aplikasi kelistrikan di wilayah off-grid.

Spanyol dipilih sebagai lokasi uji coba karena menjadi salah satu negara yang paling agresif dalam pengembangan energi terbarukan dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Kondisi tersebut menjadikan negara itu sebagai lokasi yang ideal untuk menguji potensi teknologi hidrogen dalam mendukung sistem energi masa depan.

Pada Juni 2026, pelanggan Wärtsilä dari berbagai negara turut menyaksikan pengoperasian mesin tersebut sebagai bagian dari proses validasi komersial teknologi hidrogen terbaru perusahaan.

Komitmen Wärtsilä dalam pengembangan teknologi hidrogen juga telah ditunjukkan di Indonesia.

Pada November 2025, Wärtsilä bersama PLN Indonesia Power berhasil melakukan uji coba pencampuran hidrogen pada mesin Wärtsilä 50DF di Pembangkit Pesanggaran, Bali.

Pengujian tersebut mencapai campuran hidrogen hingga 23% pada beban parsial dan menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik serta emisi karbon dioksida yang lebih rendah dibandingkan penggunaan gas alam murni.

Energy Business Director Australasia Wärtsilä Energy, Kari Punnonen, mengatakan bahwa keberhasilan uji coba di Bermeo maupun Bali menunjukkan fleksibilitas teknologi mesin Wärtsilä yang siap menghadapi berbagai jenis bahan bakar rendah karbon di masa depan.

Melalui kerja sama dengan pelanggan dan mitra di Indonesia, Wärtsilä terus mengeksplorasi peluang pemanfaatan teknologi tersebut guna mendukung transisi energi bersih nasional.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua