Cara Menghitung Zakat Fitrah dan Rumusnya yang Perlu Diketahui
- Kamis, 05 Maret 2026
Jakarta - Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap muslim selama bulan Ramadan sesuai aturan syariat.
Cara menghitung zakat fitrah dilakukan berdasarkan ketentuan tertentu, baik berupa beras maupun uang, agar nilainya tepat dan sesuai jumlah anggota keluarga.
Setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, diwajibkan membayar zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.
Baca Juga10 Rekomendasi Mobil Matic Murah yang Nyaman Dipakai Harian 2026
Selain sebagai kewajiban, zakat fitrah juga berfungsi sebagai sarana berbagi kebahagiaan, sehingga semua orang dapat merayakan Idulfitri dengan sukacita tanpa memandang kondisi ekonomi.
Dengan memahami cara menghitung zakat fitrah secara benar, ibadah ini dapat dilaksanakan sesuai tuntunan agama dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.
Ketentuan Perhitungan Zakat Fitrah
Pembayaran zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memiliki rezeki lebih selama bulan Ramadan.
Kewajiban ini bertujuan untuk membersihkan harta, sekaligus menolong mereka yang membutuhkan.
Pelaksanaan zakat fitrah bisa dilakukan dalam bentuk materi makanan pokok atau berupa uang.
Di Indonesia, bentuk yang paling umum dipilih adalah beras, karena mudah didistribusikan kepada fakir miskin dan sesuai dengan tradisi setempat.
Dengan membayar zakat fitrah, seorang muslim tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga turut berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Perhitungan Zakat Fitrah Berupa Uang
Untuk menentukan besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan, Anda perlu menyesuaikan nominal uang dengan harga bahan pokok yang umum dikonsumsi di wilayah tempat tinggal.
Pilihan jenis bahan pokok sebaiknya mengikuti kebiasaan masyarakat setempat; misalnya, jika mayoritas penduduk mengonsumsi beras, maka perhitungan zakat fitrah dalam bentuk uang sebaiknya mengacu pada harga beras.
Jika masih ragu mengenai patokan nilai zakat fitrah, Anda dapat menghubungi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mendapatkan informasi resmi.
Berdasarkan Surat Keputusan BAZNAS Nomor 07/2023, standar zakat fitrah dalam bentuk uang di Jakarta ditetapkan sebesar Rp45.000 per orang.
Apabila zakat dibayarkan untuk seluruh anggota keluarga, jumlah tersebut dikalikan dengan total anggota keluarga yang akan ditunaikan zakatnya.
Perhitungan Zakat Fitrah Berupa Beras
Dalam hal zakat fitrah berbentuk bahan pokok, BAZNAS juga menetapkan standar yang jelas.
Di Indonesia, zakat fitrah umumnya setara dengan 2,5 kg beras per orang, meskipun beras dapat diganti dengan makanan pokok lain yang sesuai dengan kondisi lokal, seperti jagung, singkong, atau ubi.
Perhitungan zakat dalam bentuk bahan pokok mengikuti prinsip yang sama dengan zakat uang, yaitu menyesuaikan jumlah total dengan jumlah anggota keluarga.
Misalnya, jika zakat ditujukan untuk lima anggota keluarga, maka total berat beras atau pengganti lainnya yang harus dikeluarkan adalah 12,5 kg.
Rumus Menghitung Zakat Fitrah
Berdasarkan keterangan di atas, perhitungan zakat fitrah dilakukan berdasarkan nisab yaitu 2,5 kg bahan makanan pokok sesuai daerah tempat tinggal.
Jika dituliskan, maka rumus zakat fitrah bisa dilakukan sebagai berikut:
Besar Zakat Fitrah = Nisab Zakat Fitrah ? Jumlah Orang yang Wajib Membayar Zakat
Adapun nisab zakat fitrah bisa dimasukkan dalam besaran kg (kilogram) atau dalam nominal rupiah sesuai dengan standar nilai yang sudah ditetapkan oleh BAZNAS.
Cara Menghitung Zakat Fitrah
Setelah memahami aturan dan rumus, kini saatnya mempelajari tahapan praktisnya. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam cara menghitung zakat fitrah:
1. Menetapkan Jumlah Zakat Fitrah
Langkah pertama dalam menghitung zakat fitrah adalah menentukan jumlah yang harus dibayarkan.
Zakat dapat diberikan dalam bentuk bahan pokok atau uang. Jika memilih bentuk bahan pokok, nisab zakat fitrah secara syariat adalah 2,5 kilogram per orang.
Jenis bahan pokok yang dipilih biasanya mengikuti kebiasaan masyarakat setempat, seperti beras, jagung, singkong, atau ubi.
Apabila membayar zakat dalam bentuk uang, nominal yang harus dikeluarkan disesuaikan dengan harga rata-rata bahan pokok tersebut di daerah masing-masing.
Misalnya, di Jakarta pada tahun 2023, nilai zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp45.000 per orang, mengikuti patokan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Untuk keluarga, jumlah yang harus dibayarkan dihitung dengan mengalikan nilai per orang dengan jumlah anggota keluarga.
Misalnya, untuk keluarga dengan 4 anggota, total zakat fitrah uang yang perlu dibayarkan adalah 4 × Rp45.000 = Rp180.000.
Selain itu, sangat penting memastikan kualitas bahan pokok yang diberikan layak untuk dikonsumsi.
Jangan sampai zakat diberikan dalam bentuk yang rusak atau tidak layak, karena tujuan zakat fitrah adalah untuk membantu mereka yang membutuhkan mendapatkan makanan yang bergizi.
2. Menghitung Jumlah Orang yang Wajib Dizakati
Syarat utama untuk membayar zakat fitrah adalah beragama Islam, telah baligh, dan mampu secara finansial.
Semua anggota keluarga yang tinggal serumah harus dizakati, termasuk anak-anak yang sudah baligh dan anggota keluarga lain yang memenuhi syarat.
Selain anggota keluarga inti, dalam beberapa kondisi, orang-orang yang tinggal bersama Anda juga wajib dizakati.
Contohnya, pembantu rumah tangga atau penghuni tetap yang tinggal di rumah selama lebih dari satu tahun.
Hal ini karena zakat fitrah ditujukan untuk semua orang yang memiliki tanggungan dan kemampuan finansial.
Untuk menghitung total zakat fitrah yang harus dikeluarkan, pertama tentukan jumlah semua anggota keluarga dan orang yang wajib dizakati, lalu kalikan dengan besaran zakat per orang sesuai ketentuan nisab.
Misalnya, jika ada 5 anggota keluarga dan 2 pembantu rumah tangga yang tinggal lebih dari satu tahun, total zakat fitrah yang dibayarkan adalah 7 × 2,5 kg bahan pokok atau 7 × nilai uang sesuai standar wilayah setempat.
3. Melakukan Perhitungan Zakat Fitrah
Setelah menentukan besaran zakat dan jumlah orang yang wajib dizakati, tahap selanjutnya adalah menghitung total zakat fitrah yang harus dikeluarkan.
Perhitungan dilakukan dengan mengalikan jumlah orang yang wajib dizakati dengan nisab zakat per orang, baik dalam bentuk bahan pokok maupun uang.
Misalnya, jika ada 6 anggota keluarga, maka total zakat fitrah beras yang perlu diberikan adalah 6 × 2,5 kg = 15 kg beras, atau jika menggunakan uang, dikalikan dengan nominal standar yang berlaku di wilayah setempat.
Perhitungan yang teliti sangat penting agar zakat yang dikeluarkan sesuai syariat dan mencukupi bagi yang berhak menerima.
4. Melaksanakan Pembayaran Zakat Fitrah
Pembayaran zakat fitrah dilakukan dengan mengikuti aturan waktu yang telah ditentukan. Waktu terbaik untuk menunaikannya adalah sebelum hari Idulfitri, sehingga mereka yang membutuhkan dapat segera memanfaatkan zakat tersebut.
Pembayaran bisa dilakukan melalui lembaga resmi yang memiliki izin dan reputasi terpercaya, seperti kantor pengelola zakat setempat, BAZNAS, atau Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Penting untuk memastikan bahwa pembayaran zakat dilakukan secara sah dan sesuai ketentuan.
Zakat fitrah bukan hanya kewajiban formal, tetapi juga wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial bagi sesama.
Dengan memenuhi syarat dan menunaikan zakat tepat waktu, seorang muslim menjalankan ibadah yang menjadi bagian dari penyeimbang harta dan sarana untuk berbagi kebahagiaan di hari raya.
Sebagai penutup, dengan memahami langkah-langkah dan ketentuan yang berlaku, setiap muslim dapat menunaikan kewajiban dengan tepat sesuai cara menghitung zakat fitrah.
Enday Prasetyo
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Sambut Lebaran, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor Cabang dan Digital Banking
- Kamis, 05 Maret 2026
FiberStar Incar 750.000 Homepass Baru 2026, Jaringan Fiber Optik Meluas
- Kamis, 05 Maret 2026
Pelatihan Digital Shopee Dongkrak Penjualan UMKM Hingga Tiga Kali Lipat
- Kamis, 05 Maret 2026
Festival Jejak Jajanan Nusantara Perkuat Ekosistem UMKM dan Akses Pasar Nasional
- Kamis, 05 Maret 2026
Berita Lainnya
7 Rekomendasi Es Teler Terpopuler di Malang Segar Legendaris Wajib Dicoba
- Kamis, 05 Maret 2026
9 Rekomendasi Nasi Jamblang Enak di Cirebon dengan Lauk Melimpah Wajib Dicoba
- Kamis, 05 Maret 2026











