Doa Paling Utama di Malam Lailatul Qadar, Raih Ampunan Seribu Bulan
- Kamis, 05 Maret 2026
JAKARTA - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan momen spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Di antara keistimewaan terbesar dalam bulan suci ini adalah hadirnya malam Lailatul Qadar, sebuah malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk membaca doa yang paling utama sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Karena keutamaannya yang luar biasa, banyak umat Islam berusaha menghidupkan malam tersebut dengan berbagai amalan seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, serta memanjatkan doa. Oleh sebab itu, mengetahui doa yang paling utama untuk dibaca pada malam ini menjadi hal penting bagi setiap Muslim.
Baca JugaNiat Itikaf di Bulan Ramadhan: Hukum, Syarat Sah, Waktu Terbaik, dan Tata Cara Itikaf yang Benar
Dalam berbagai kitab hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah mengajarkan sebuah doa khusus kepada Aisyah RA ketika ia bertanya mengenai doa yang sebaiknya dibaca saat menemukan malam Lailatul Qadar. Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah serta menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena mengandung permohonan ampunan yang mendalam kepada Allah SWT.
Merujuk Ebook Lailatul Qadar karya Muhammad Ibn Syâmi Muthâin Syaibah, dijelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar Allah SWT menetapkan berbagai ketentuan untuk satu tahun ke depan. Malam tersebut menjadi momentum spiritual yang sangat istimewa untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu sekaligus berharap agar kehidupan di masa mendatang dipenuhi dengan keberkahan.
Selain itu, dalam Ebook Raih Berkah Ramadan Dengan 5 Amalan Malam Lailatul Qadar yang diterbitkan UIN SGD dan berbagai sumber kredibel lainnya disebutkan bahwa doa yang diajarkan Rasulullah SAW memiliki kedudukan istimewa karena langsung disampaikan sebagai jawaban atas pertanyaan Aisyah RA.
Doa Utama yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Rasulullah SAW mengajarkan dua redaksi doa yang sama-sama shahih dan dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Doa dengan Tambahan Sifat Allah "Karim" (Maha Pemurah):
??????????? ??????? ??????? ??????? ??????? ?????????? ??????? ??????
Latin: All?humma innaka afuwwun kar?mun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘ann? (untuk diri sendiri) atau fa'fu 'ann? (untuk dibaca bersama-sama).
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Maha Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)".
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa memohon ampunan (al-'afwu) berarti memohon untuk dihapuskan dosa-dosa, tidak hanya sekadar ditutupi (as-satru). Ini menunjukkan tingginya harapan seorang hamba untuk dibersihkan total dari kesalahan-kesalahannya.
Doa dengan Redaksi yang Lebih Ringkas:
??????????? ??????? ??????? ??????? ?????????? ??????? ??????
Latin: All?humma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘ann? (untuk diri sendiri) atau fa'fu 'ann? (untuk dibaca bersama).
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)".
Kedua doa tersebut diriwayatkan oleh para ulama hadits. Doa pertama diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, sedangkan doa kedua diriwayatkan oleh lima Imam hadits selain Abu Dawud dan dinilai shahih oleh At-Tirmidzi serta Al-Hakim.
Makna Mendalam di Balik Doa Lailatul Qadar
Para ulama menjelaskan bahwa pemilihan kata al-'Afuww dalam doa tersebut memiliki makna yang sangat dalam. Secara linguistik, kata ini berkaitan dengan penghapusan dosa secara menyeluruh. Artinya, seorang hamba tidak hanya memohon agar kesalahannya ditutupi, tetapi benar-benar dihapuskan tanpa meninggalkan bekas.
Dalam berbagai kajian keislaman juga dijelaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam penetapan takdir tahunan. Pada malam tersebut Allah SWT menentukan berbagai ketentuan kehidupan manusia untuk satu tahun ke depan.
Karena itulah, memohon ampunan dengan menyebut sifat Allah sebagai al-'Afuww menjadi sangat relevan. Seorang Muslim berharap agar dosa-dosa yang pernah dilakukan tidak hanya diampuni, tetapi juga dihapuskan dari catatan takdirnya sehingga kehidupannya di masa mendatang dipenuhi dengan kebaikan.
Selain doa utama tersebut, terdapat pula beberapa doa lain yang dianjurkan untuk dibaca pada malam yang penuh kemuliaan ini. Di antaranya adalah "Allahumma inni as'alukal 'afwa wal 'aafiyah" yang berarti memohon ampunan dan keselamatan dari berbagai kesulitan, serta doa "Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzabannar" yang memohon kebaikan di dunia dan akhirat.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar
Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah pada malam Lailatul Qadar. Beberapa amalan yang sering dianjurkan oleh para ulama antara lain shalat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, serta memperbanyak doa.
Shalat malam seperti tahajud, tarawih, dan witir menjadi salah satu ibadah utama yang dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang bangun menegakkan shalat malam di Malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni" (HR Bukhari dan Muslim).
Membaca Al-Qur’an juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena malam Lailatul Qadar merupakan malam diturunkannya kitab suci tersebut. Oleh sebab itu, banyak ulama menekankan pentingnya memperbanyak tilawah dan tadabbur Al-Qur’an selama sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan i'tikaf di masjid. I'tikaf dilakukan dengan cara berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Rasulullah SAW diketahui selalu melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sebagai upaya mencari keberkahan Lailatul Qadar.
Taubat dan memperbaiki diri juga menjadi bagian penting dari amalan pada malam tersebut. Ramadhan merupakan waktu yang tepat bagi setiap Muslim untuk memohon ampunan serta memperbaiki hubungan dengan Allah maupun sesama manusia.
Keutamaan Luar Biasa Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar memiliki banyak keutamaan yang menjadikannya sebagai malam paling istimewa dalam Islam. Salah satu keutamaannya adalah nilainya yang lebih baik daripada seribu bulan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.
Hal ini berarti ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki pahala yang jauh lebih besar dibandingkan ibadah selama puluhan tahun di luar malam tersebut.
Selain itu, malam Lailatul Qadar juga merupakan malam turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Pada malam itu pula para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi dengan membawa rahmat dan kedamaian bagi hamba-hamba yang beribadah.
Keistimewaan lainnya adalah adanya jaminan ampunan bagi orang yang menghidupkan malam tersebut dengan ibadah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang melaksanakan shalat malam pada Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Dengan berbagai keutamaan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan kesempatan menghidupkan malam Lailatul Qadar. Memperbanyak doa, dzikir, dan berbagai ibadah lainnya menjadi cara terbaik untuk meraih rahmat serta ampunan Allah SWT pada malam yang penuh kemuliaan ini.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Sambut Lebaran, bank bjb Optimalkan Layanan Kantor Cabang dan Digital Banking
- Kamis, 05 Maret 2026
FiberStar Incar 750.000 Homepass Baru 2026, Jaringan Fiber Optik Meluas
- Kamis, 05 Maret 2026
Pelatihan Digital Shopee Dongkrak Penjualan UMKM Hingga Tiga Kali Lipat
- Kamis, 05 Maret 2026
Festival Jejak Jajanan Nusantara Perkuat Ekosistem UMKM dan Akses Pasar Nasional
- Kamis, 05 Maret 2026
Berita Lainnya
Jadwal Buka Puasa 5 Maret 2026 Pekalongan dan Sekitarnya Lengkap Hari Ini
- Kamis, 05 Maret 2026
13 Amalan Sunnah Ramadhan yang Dianjurkan untuk Menyempurnakan Ibadah Puasa Umat
- Kamis, 05 Maret 2026











