Terdongkrak Harga CPO, BWPT Bukukan Pendapatan Rp5,8 Triliun Naik 34 Persen di 2025

Terdongkrak Harga CPO, BWPT Bukukan Pendapatan Rp5,8 Triliun Naik 34 Persen di 2025
Terdongkrak Harga CPO, BWPT Bukukan Pendapatan Rp5,8 Triliun Naik 34 Persen di 2025

JAKARTA - Kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sepanjang 2025 menjadi katalis penting bagi kinerja emiten perkebunan. 

Di tengah dinamika industri sawit global, PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) berhasil memanfaatkan momentum tersebut untuk mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan. Kombinasi kenaikan harga jual rata-rata dan peningkatan volume penjualan menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan kinerja keuangan perseroan.

Sepanjang 2025, BWPT membukukan pendapatan Rp5,8 triliun atau tumbuh 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan daya tahan operasional perusahaan di tengah tantangan industri serta konsistensi dalam memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga

Jadwal Lengkap KRL Solo Jogja 2–5 Maret 2026 Terbaru, Cek Jam Keberangkatan Pagi hingga Malam

Pendapatan Melonjak Ditopang Harga dan Volume Penjualan

PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) mampu mencatatkan pendapatan Rp5,8 triliun sepanjang 2025 atau naik 34% secara tahunan. Corporate Secretary PT Eagle High Plantations Tbk., Rizka Dewi mengatakan pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan volume penjualan sebesar 15% serta harga jual rata-rata minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun, pendapatan pada 2024 mencapai Rp4,3 triliun.

"Kinerja yang solid, ditopang oleh peningkatan produksi dan penjualan, harga CPO yang kondusif, serta penguatan fundamental operasional secara berkelanjutan," katanya dalam siaran pers.

Pertumbuhan dua digit tersebut mencerminkan keberhasilan BWPT dalam menjaga stabilitas produksi sekaligus memanfaatkan tren harga komoditas yang lebih menguntungkan. Dengan kenaikan volume penjualan 15%, perusahaan tidak hanya bergantung pada faktor harga, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan efektivitas distribusi.

Laba Bersih Tumbuh 39 Persen

Dari sisi profitabilitas, kinerja perseroan juga menunjukkan penguatan signifikan. Dia menambahkan dari sisi profitabilitas, laba bersih tercatat sebesar Rp379 miliar, tumbuh 39% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp272 miliar. Pertumbuhan laba ini mencerminkan kombinasi antara peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, serta optimalisasi kinerja operasional di seluruh lini usaha.

Lonjakan laba bersih ini memperlihatkan bahwa strategi efisiensi yang dijalankan perusahaan berjalan efektif. Tidak hanya mengandalkan kenaikan pendapatan, BWPT juga mampu menekan biaya serta meningkatkan produktivitas, sehingga margin keuntungan dapat terjaga dengan baik.

Kinerja positif tersebut sekaligus memperkuat posisi perseroan di tengah kompetisi industri sawit yang semakin ketat, baik di pasar domestik maupun global.

Ekspansi Kapasitas dan Strategi 2026

Sepanjang tahun lalu, BWPT juga memperkuat fundamental melalui penyelesaian pembangunan extension mill di Kalimantan Timur. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas olah dan efisiensi proses produksi, sekaligus mendukung pertumbuhan volume produksi ke depan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memastikan kesiapan infrastruktur produksi dalam menghadapi potensi peningkatan permintaan. Dengan kapasitas olah yang lebih besar, perusahaan memiliki ruang untuk meningkatkan output tanpa mengorbankan efisiensi.

Pada 2026, lanjutnya, BWPT akan melanjutkan langkah strategis melalui pembangunan fasilitas Biogas dan Kernel Crushing Plant (KCP). Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mendorong praktik operasional yang lebih berkelanjutan serta optimalisasi pemanfaatan hasil samping produksi.

Pembangunan fasilitas biogas dan KCP mencerminkan orientasi perusahaan terhadap diversifikasi dan penguatan rantai nilai, sekaligus mendukung efisiensi energi dan pengelolaan limbah yang lebih baik.

Komitmen Keberlanjutan dan Peningkatan Skor Global

Dari sisi keberlanjutan, sepanjang 2025, BWPT telah memperoleh 1 sertifikasi RSPO dan 1 sertifikasi ISPO, yang makin memperkuat komitmen terhadap praktik perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab sesuai standar nasional maupun internasional.

Capaian ini menegaskan langkah BWPT dalam mengedepankan tata kelola yang baik, transparansi, serta praktik keberlanjutan di seluruh operasional. Komitmen tersebut juga tercermin dalam peningkatan skor penilaian keberlanjutan global melalui SPOTT (Sustainability Policy Transparency Toolkit), di mana Perseroan meraih skor 85,67 pada tahun ini, meningkat 4,31% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 81,4%.

Peningkatan ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam memperkuat transparansi dan praktik keberlanjutan secara berkelanjutan. Selain itu, Perseroan terus mendorong implementasi operational excellence di seluruh unit usaha, melalui peningkatan produktivitas kebun, efisiensi biaya produksi, penguatan tata kelola, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi penting dalam menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Dengan kombinasi pertumbuhan kinerja finansial, ekspansi kapasitas produksi, serta komitmen kuat terhadap keberlanjutan, BWPT menatap 2026 dengan optimisme. Momentum kenaikan harga CPO yang berhasil dimanfaatkan pada 2025 menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan dan memperkuat daya saing di industri kelapa sawit.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Update Jadwal Kapal Pelni Sorong ke Jayapura Maret 2026, Cek Harga Tiket dan Jam Keberangkatan

Update Jadwal Kapal Pelni Sorong ke Jayapura Maret 2026, Cek Harga Tiket dan Jam Keberangkatan

Info Terbaru Jadwal Kapal Ferry Singkil–Sinabang 2 Maret 2026 dan Harga Tiket Penumpang serta Kendaraan

Info Terbaru Jadwal Kapal Ferry Singkil–Sinabang 2 Maret 2026 dan Harga Tiket Penumpang serta Kendaraan

Jadwal Lengkap DAMRI Bandara YIA 2 Maret 2026 Terbaru, Tarif Rp80.000 Semua Rute

Jadwal Lengkap DAMRI Bandara YIA 2 Maret 2026 Terbaru, Tarif Rp80.000 Semua Rute

Rayakan HUT ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Layanan Menuju Infra as Culture

Rayakan HUT ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Layanan Menuju Infra as Culture

Kinerja Moncer 2025, Laba Bersih Japfa (JPFA) Tembus Rp4 Triliun dan Laba per Saham Naik

Kinerja Moncer 2025, Laba Bersih Japfa (JPFA) Tembus Rp4 Triliun dan Laba per Saham Naik