Presiden Prabowo Bertemu Raja Charles III dalam Agenda Lingkungan Indonesia-Inggris
- Kamis, 22 Januari 2026
JAKARTA - Lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris diawali dengan agenda bernuansa diplomasi lingkungan.
Pada Rabu pagi waktu setempat, Presiden Prabowo menyambut langsung Raja Charles III di Lancaster House, London, dalam sebuah pertemuan yang mempertemukan filantropi lingkungan dari Indonesia dan Inggris. Momen tersebut menjadi salah satu rangkaian penting kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Negeri Britania Raya.
Presiden Prabowo berdiri tepat di depan pintu Lancaster House untuk menyambut kedatangan Raja Charles III. Kehadiran Presiden Indonesia yang menyambut langsung Kepala Negara Inggris itu mencerminkan kehangatan hubungan bilateral sekaligus keseriusan kedua pihak dalam membahas isu-isu pelestarian lingkungan yang menjadi perhatian bersama.
Baca JugaSeskab: Kerja Sama Maritim Indonesia–Inggris Diproyeksi Serap 600 Ribu Tenaga Kerja
Raja Charles Tiba dengan Berjalan Kaki
Raja Charles III, yang kini berusia 77 tahun, tiba di Lancaster House dengan berjalan kaki dari kediamannya di Istana St. James. Jarak antara Istana St. James dan Lancaster House memang relatif dekat dan dapat ditempuh hanya sekitar empat menit dengan berjalan kaki.
Setibanya di lokasi, Raja Charles III langsung disambut oleh Presiden Prabowo. Keduanya saling berjabat tangan di depan pintu masuk Lancaster House. Momen penyambutan tersebut diabadikan oleh sejumlah wartawan serta fotografer pribadi Kerajaan Inggris yang berada di area belakang Presiden Prabowo.
Setelah penyambutan singkat itu, Presiden Prabowo dan Raja Charles III berjalan bersama memasuki gedung Lancaster House sambil berbincang ringan, menandai suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan bersahabat.
Diskusi Filantropi Sambil Minum Teh
Memasuki area dalam Lancaster House, Presiden Prabowo dan Raja Charles III mengambil cangkir berisi teh sebelum menuju ruangan utama. Di ruang inilah keduanya bertemu dengan para filantropi yang memiliki perhatian besar terhadap isu konservasi dan pelestarian lingkungan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Main Hall Lancaster House dengan format semi-formal. Raja Charles III berdiri di sisi Presiden Prabowo, dan keduanya tampak berdiskusi secara langsung dengan para filantropi sambil menikmati minuman teh. Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai isu lingkungan yang menjadi kepentingan bersama Indonesia dan Inggris.
Acara di Lancaster House ini berlangsung selama kurang lebih 45 menit, memberikan ruang cukup bagi kedua pemimpin dan para peserta untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang kerja sama lingkungan lintas negara.
Perkenalan Delegasi Indonesia kepada Raja Charles
Dalam suasana pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memperkenalkan sejumlah tokoh yang mendampinginya kepada Raja Charles III. Salah satunya adalah putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, yang lebih dikenal dengan nama Didit.
Selain itu, Presiden Prabowo memperkenalkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada Raja Charles III. Raja Charles kemudian menyalami Seskab Teddy sebagai bentuk penghormatan.
Presiden Prabowo juga memperkenalkan adiknya, Hashim Djojohadikusumo, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi. Turut diperkenalkan pula Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
Rangkaian perkenalan ini menunjukkan komposisi delegasi Indonesia yang memiliki peran strategis dalam isu lingkungan, kehutanan, dan kebijakan iklim, selaras dengan tema utama pertemuan bersama Raja Charles III.
Lanjutan Pertemuan Tertutup di Istana St. James
Usai pertemuan di Lancaster House, Raja Charles III meninggalkan lokasi lebih dahulu dengan berjalan kaki kembali menuju Istana St. James. Sekitar lima menit kemudian, Presiden Prabowo juga menyusul berjalan kaki ke istana tersebut.
Di Istana St. James, Presiden Prabowo dan Raja Charles III kembali menggelar pertemuan lanjutan yang berlangsung secara tertutup dan tidak diliput wartawan. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin membahas sejumlah isu lingkungan secara lebih mendalam, termasuk topik konservasi gajah yang menjadi salah satu perhatian Raja Charles.
Sebagai informasi, Raja Charles III saat ini masih menjabat sebagai pembina atau patron World Wildlife Fund (WWF)-UK, sehingga isu konservasi satwa dan pelestarian alam menjadi bagian penting dalam berbagai agenda internasional yang diikutinya.
Agenda Berlanjut ke World Economic Forum
Setelah menyelesaikan rangkaian pertemuan di Istana St. James, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju bandara. Presiden kemudian bertolak ke Davos, Swiss.
Di Davos, Presiden Prabowo akan menghadiri World Economic Forum (WEF) dan dijadwalkan menyampaikan pidato khusus atau special address pada Kamis (22/1). Kehadiran Presiden Prabowo di forum global tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Indonesia dalam diskursus internasional, termasuk terkait isu pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tiga Tempat Dessert Favorit di Bali yang Pas Jadi Penutup Kulineran Manis
- Kamis, 22 Januari 2026
4 Manfaat Biji Nangka Rebus yang Jarang Diketahui untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
- Kamis, 22 Januari 2026
Seskab: Kerja Sama Maritim Indonesia–Inggris Diproyeksi Serap 600 Ribu Tenaga Kerja
- Kamis, 22 Januari 2026
Petugas Haji yang Pernah Berhaji Akan Langsung Ditempatkan di Mina Tahun Ini
- Kamis, 22 Januari 2026
Pemerintah Targetkan RPP Penataan Jabatan Polisi Aktif Rampung Akhir Januari 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Berita Lainnya
Pemerintah Targetkan RPP Penataan Jabatan Polisi Aktif Rampung Akhir Januari 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Hujan Diprediksi Mengguyur Jakarta Seharian, Warga Diimbau Tetap Waspada dan Siaga
- Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo Mendarat di Swiss, Indonesia Siap Tampil di World Economic Forum Davos 2026
- Kamis, 22 Januari 2026
Mendagri Dorong Percepatan Pengembalian TKD untuk Daerah Terdampak Bencana
- Kamis, 22 Januari 2026
BKKBN Perluas Layanan Kesehatan Keluarga untuk Warga Terdampak Bencana Aceh
- Kamis, 22 Januari 2026











