9 Makanan Tinggi Antioksidan Alami yang Baik Menjaga Kesehatan Tubuh
- Sabtu, 10 Januari 2026
JAKARTA - Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh manusia terus bekerja menghadapi berbagai tekanan dari lingkungan sekitar.
Paparan polusi udara, stres berkepanjangan, sinar matahari, hingga pola makan yang kurang seimbang menjadi faktor yang kerap tidak disadari. Kondisi tersebut memicu terbentuknya radikal bebas dalam tubuh, yaitu molekul tidak stabil yang dapat merusak sel jika jumlahnya berlebihan.
Ketika radikal bebas menumpuk, risiko peradangan dan berbagai penyakit kronis dapat meningkat. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan perlindungan tambahan agar keseimbangan tetap terjaga. Di sinilah peran antioksidan menjadi sangat penting. Antioksidan berfungsi menetralisir radikal bebas, membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan, serta mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Baca Juga
Kabar baiknya, antioksidan tidak sulit diperoleh. Berbagai bahan makanan sehari-hari ternyata mengandung senyawa ini dalam jumlah tinggi. Selain bermanfaat, makanan tersebut juga mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi beragam hidangan lezat. Melansir dari laman Health, berikut ini daftar makanan tinggi antioksidan yang bagus untuk kesehatan.
1. Apel
Apel dikenal sebagai buah yang kaya manfaat dan mudah dikonsumsi kapan saja. Buah ini mengandung beragam antioksidan, seperti flavonoid dan asam fenolat, yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh serta melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, apel juga mengandung phloridzin, senyawa yang diketahui bermanfaat untuk kesehatan hati. Kandungan seratnya pun cukup tinggi, dengan hampir 5 gram serat dalam satu porsi, sehingga baik untuk pencernaan dan kesehatan metabolik.
2. Buah Beri
Buah beri memiliki warna cerah seperti merah, ungu, dan biru tua yang menjadi penanda kandungan antioksidan tinggi di dalamnya. Warna tersebut berasal dari senyawa seperti antosianin dan flavonoid yang berperan penting dalam melindungi tubuh.
Buah kecil ini juga kaya vitamin C dan dikenal mampu mendukung kesehatan pembuluh darah serta fungsi otak. Varian beri berwarna gelap, seperti blueberry, sering disebut memiliki manfaat antioksidan paling menonjol dibanding jenis lainnya.
3. Plum Kering
Plum kering merupakan sumber polifenol yang baik, termasuk antosianin dan asam klorogenat. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi plum kering dapat membantu menurunkan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.
Manfaat ini terutama terlihat pada wanita setelah menopause, yang cenderung lebih rentan terhadap perubahan metabolisme dan peradangan akibat perubahan hormon.
4. Artichoke
Artichoke termasuk sayuran yang kaya akan berbagai jenis antioksidan. Di dalamnya terkandung flavonoid, antosianin, dan polifenol, terutama asam klorogenat. Senyawa ini dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko diabetes, perbaikan kadar kolesterol, serta pengurangan peradangan.
Selain itu, satu buah artichoke besar mengandung sekitar 9 gram serat per porsi, sehingga membantu mendukung kesehatan pencernaan.
5. Kale
Kale dikenal sebagai sayuran berdaun hijau yang padat gizi. Sayuran ini mengandung antioksidan seperti flavonoid dan polifenol dalam jumlah tinggi. Kandungan vitamin dan mineralnya yang beragam membuat kale sering disebut sebagai makanan super.
Konsumsi kale secara rutin dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, mulai dari sistem kekebalan hingga kesehatan sel.
6. Pistachio
Pistachio mungkin belum banyak dikenal sebagai sumber antioksidan, namun kacang ini memiliki kandungan senyawa tersebut yang cukup signifikan. Pistachio merupakan satu-satunya kacang yang mengandung lutein alami, yaitu antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata.
Selain itu, pistachio juga mengandung vitamin B6, tiamin, tembaga, dan kalium yang mendukung berbagai fungsi tubuh.
7. Kenari
Kenari merupakan kacang yang kaya akan berbagai jenis antioksidan, termasuk tokoferol dan polifenol. Di dalamnya terdapat senyawa seperti katekin, resveratrol, dan ellagitannin yang berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Kenari juga menyediakan beragam mineral penting, seperti magnesium, kalium, zat besi, kalsium, serta vitamin B, yang mendukung kesehatan metabolisme dan sistem saraf.
8. Biji Bunga Matahari
Biji bunga matahari dikenal sebagai salah satu sumber vitamin E terbaik. Vitamin E merupakan antioksidan larut lemak yang berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain vitamin E, biji ini juga mengandung flavonoid, asam fenolat, selenium, lemak tak jenuh yang sehat, protein, serat, serta berbagai mikronutrien penting lainnya yang bermanfaat bagi tubuh.
9. Kakao
Kakao mengandung flavanol yang dapat membantu meningkatkan aliran darah serta suplai oksigen ke otak. Konsumsi kakao secara rutin diketahui dapat mendukung kemampuan berpikir dan menjaga kesehatan sel otak.
Manfaat ini berlaku baik bagi orang dewasa sehat maupun lansia yang berisiko mengalami penurunan daya ingat, sehingga kakao menjadi salah satu sumber antioksidan yang bernilai tinggi.
Itulah daftar makanan tinggi antioksidan yang bagus untuk kesehatan. Dengan mengonsumsi bahan makanan tersebut secara seimbang, tubuh dapat memperoleh perlindungan tambahan dari dampak radikal bebas dan tetap berfungsi secara optimal. Semoga bermanfaat.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru
- Sabtu, 10 Januari 2026
Berita Lainnya
Kisaran Biaya Liburan ke Jepang 7 Hari? Simak Penjelasan Berikut ini!
- Sabtu, 10 Januari 2026
10 Pilihan Camilan Efektif Mengatasi Gula Darah Rendah dengan Cepat
- Sabtu, 10 Januari 2026
15 Rekomendasi Camilan Sehat Sebelum Tidur untuk Kualitas Istirahat Nyenyak
- Sabtu, 10 Januari 2026












