Kolesterol Tinggi Bisa Dibantu Herbal, Ini 8 Daftar Rebusan Daun Alaminya
- Sabtu, 10 Januari 2026
JAKARTA - Kolesterol tinggi sering kali berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang langsung terasa. Banyak orang baru menyadari kondisinya setelah melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau ketika muncul gangguan serius, seperti nyeri dada atau tekanan darah yang sulit dikendalikan.
Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke, dua masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab kematian utama di banyak negara.
Selain mengatur pola makan, menjaga berat badan, dan rutin beraktivitas fisik, sebagian orang juga memanfaatkan bahan alami sebagai pendukung pengelolaan kolesterol. Salah satu cara yang cukup populer adalah mengonsumsi rebusan daun dari tanaman herbal tertentu.
Baca Juga
Sejumlah tanaman diketahui mengandung senyawa aktif yang dapat membantu memperbaiki metabolisme lemak, menurunkan kolesterol jahat, serta mendukung kesehatan pembuluh darah. Lalu, rebusan daun apa saja yang dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi?
Merangkum dari Kompas.com dan Pyfa Health, berikut ini daftar rebusan daun yang kerap digunakan sebagai alternatif alami.
1. Rebusan daun sirih
Daun sirih dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun sirih dapat membantu menurunkan kolesterol total, trigliserida, serta LDL, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL.
Kandungan senyawa aktif dalam daun sirih berperan dalam mendukung metabolisme lemak dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
2. Rebusan daun sirsak
Daun sirsak juga sering dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk membantu menurunkan kolesterol. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menunjukkan bahwa ekstrak air daun sirsak memiliki potensi untuk menurunkan kadar kolesterol sekaligus membantu mengontrol berat badan.
Daun sirsak mengandung flavonoid yang berfungsi menghambat enzim HMG CoA reduktase. Mekanisme ini mirip dengan cara kerja obat penurun kolesterol seperti simvastatin.
3. Rebusan daun alpukat
Daun alpukat tidak hanya menjadi limbah tanaman, tetapi juga memiliki potensi manfaat kesehatan. Penelitian berjudul Combination Effect of the Extract of Avocado Leaf and Seed on Level of Total Cholesterol, LDL, and HDL in Mice with Hypercholesterolemia tahun 2019 menunjukkan bahwa air rebusan daun alpukat efektif membantu menurunkan kolesterol tinggi.
Dalam penelitian tersebut, tikus dengan kondisi hiperkolesterolemia yang diberikan ekstrak daun dan biji alpukat mengalami penurunan kadar kolesterol total dan LDL secara signifikan.
4. Rebusan daun kelor
Daun kelor dikenal sebagai tanaman kaya nutrisi dan rendah lemak. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa konsumsi daun kelor secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Selain tidak mengandung kolesterol berbahaya, daun kelor kaya akan vitamin A, B1, B2, B3, dan C, serta mineral seperti kalsium, potasium, dan zat besi. Kandungan ini mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
5. Rebusan daun salam
Daun salam tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, tetapi juga dikenal memiliki manfaat kesehatan. Pusat Informasi Bioteknologi Nasional Amerika (NCBI) melaporkan bahwa daun salam dapat membantu menurunkan glukosa serum, kolesterol total, LDL, dan trigliserida, serta meningkatkan kadar HDL.
Daun salam memiliki sifat antikolesterol, antidiabetik, antihipertensi, dan antioksidan, sehingga berpotensi mendukung kesehatan jantung dan metabolisme.
6. Rebusan daun kumis kucing
Daun kumis kucing kerap digunakan sebagai tanaman obat tradisional. Rebusan daun ini dipercaya mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
Kandungan flavonoid dalam daun kumis kucing berperan penting dalam membantu mengendalikan kadar kolesterol tinggi serta mendukung fungsi metabolisme.
7. Rebusan daun serai
Serai dikenal memiliki aroma khas dan sering digunakan dalam masakan. Selain itu, serai juga memiliki potensi manfaat kesehatan. Artikel dalam Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research menyebutkan bahwa ekstrak serai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Namun, perlu dicatat bahwa penelitian tersebut masih dilakukan pada hewan, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk memastikan manfaatnya pada manusia.
8. Rebusan daun kari
Daun kari juga masuk dalam daftar tanaman herbal yang berpotensi membantu menurunkan kolesterol. Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Chinese Medicine menunjukkan bahwa ekstrak daun kari dapat menurunkan kolesterol dan gula darah pada tikus penderita diabetes.
Meski hasil penelitian ini menjanjikan, penelitian lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
Rebusan daun dari berbagai tanaman herbal dapat menjadi pilihan pendukung untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi. Meski demikian, penggunaannya sebaiknya tetap disertai dengan pola makan seimbang, gaya hidup aktif, dan pengawasan kesehatan yang tepat.
Jika memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum rutin mengonsumsi herbal. Dengan pendekatan yang tepat, pengelolaan kolesterol dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru
- Sabtu, 10 Januari 2026
Berita Lainnya
Kisaran Biaya Liburan ke Jepang 7 Hari? Simak Penjelasan Berikut ini!
- Sabtu, 10 Januari 2026
10 Pilihan Camilan Efektif Mengatasi Gula Darah Rendah dengan Cepat
- Sabtu, 10 Januari 2026
15 Rekomendasi Camilan Sehat Sebelum Tidur untuk Kualitas Istirahat Nyenyak
- Sabtu, 10 Januari 2026












