Jangan Diabaikan! 7 Tanda Tubuh Kekurangan Kalsium yang Perlu Diwaspadai
- Sabtu, 10 Januari 2026
JAKARTA - Kalsium sering kali langsung dikaitkan dengan tulang yang kuat dan gigi yang sehat. Namun, peran mineral ini sebenarnya jauh lebih luas dalam menjaga fungsi tubuh secara keseluruhan. Kalsium berperan penting dalam kerja otot, sistem saraf, pembekuan darah, hingga menjaga daya tahan tubuh tetap optimal.
Sayangnya, kekurangan kalsium kerap tidak disadari sejak awal. Banyak orang baru menyadarinya ketika keluhan sudah muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Padahal, tubuh biasanya memberikan berbagai sinyal yang bisa dikenali sejak dini jika asupan kalsium tidak mencukupi.
Mulai dari kelelahan yang tidak biasa, otot sering kram, hingga gangguan pada gigi dan tulang. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan, kekurangan kalsium dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti osteoporosis dan gangguan jantung, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup.
Baca Juga
Kekurangan kalsium sebenarnya dapat dicegah dengan memperhatikan pola makan dan memilih sumber kalsium yang tepat, seperti ikan sarden, bayam, atau produk olahan susu. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda tubuh kekurangan kalsium menjadi langkah awal yang sangat penting.
Berikut ini beberapa gejala tubuh membutuhkan lebih banyak kalsium yang perlu Anda waspadai, dikutip dari doktersehat.com.
1. Kerusakan gigi
Salah satu tanda awal kekurangan kalsium dapat terlihat pada kesehatan gigi. Saat tubuh tidak mendapatkan kalsium yang cukup, struktur gigi menjadi lebih rapuh sehingga mudah mengalami keropos, retak, hingga berlubang.
Kerusakan gigi tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, tetapi juga mengganggu proses mengunyah makanan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada sistem pencernaan karena makanan tidak dikunyah secara optimal.
2. Tulang keropos
Kalsium memiliki peran utama dalam menjaga kepadatan tulang. Kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat menyebabkan tulang menjadi keropos atau osteoporosis, yaitu kondisi ketika kekuatan jaringan tulang menurun.
Tulang yang rapuh lebih rentan mengalami patah, bahkan akibat benturan ringan. Risiko ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia jika asupan kalsium tidak diperbaiki sejak dini.
3. Kuku mudah rapuh
Kuku yang mudah patah dan rapuh juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan kalsium. Kuku membutuhkan kalsium untuk tumbuh dengan kuat dan sehat.
Ketika asupan kalsium tidak mencukupi, kuku akan terlihat kusam, tipis, dan mudah terkelupas. Selain memengaruhi kesehatan, kondisi ini juga dapat berdampak pada penampilan dan rasa percaya diri.
4. Kram otot
Sering mengalami kram otot, terutama setelah beraktivitas fisik, dapat menjadi sinyal rendahnya kadar kalsium dalam tubuh. Kalsium berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot.
Jika kadar kalsium rendah, otot akan lebih mudah mengalami kejang, pegal, dan nyeri. Kondisi ini sering terasa setelah olahraga atau aktivitas berat, tetapi juga bisa muncul saat beristirahat.
5. Mudah lelah
Rasa lelah yang muncul tanpa sebab jelas kerap diabaikan. Padahal, mudah lelah bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan kalsium. Kondisi ini sering disertai dengan gangguan tidur, sehingga tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal.
Akibatnya, tubuh terasa lemas, kurang bertenaga, dan sulit menjalani aktivitas harian dengan maksimal. Dalam jangka panjang, kelelahan ini dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup.
6. Gampang sakit
Kalsium tidak hanya berperan dalam menjaga tulang, tetapi juga mendukung sistem kekebalan tubuh. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga Anda menjadi lebih mudah terserang penyakit.
Batuk, pilek, flu, hingga alergi dapat lebih sering muncul ketika tubuh kekurangan kalsium. Kondisi ini membuat proses pemulihan tubuh menjadi lebih lambat.
7. Siklus menstruasi tidak teratur
Pada perempuan, kekurangan kalsium juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon. Salah satu tandanya adalah siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur.
Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berdampak pada kesuburan serta memperparah gejala menstruasi, seperti nyeri dan perubahan suasana hati.
Makanan yang mengandung kalsium
Untuk mencegah kekurangan kalsium, penting untuk mencukupi kebutuhan harian melalui makanan. Dikutip dari alodokter.com, kebutuhan kalsium orang dewasa sekitar 1.000 mg per hari. Sementara itu, lansia di atas 50 tahun membutuhkan sekitar 1.200 mg kalsium per hari.
Beberapa makanan yang kaya akan kalsium dan dapat dikonsumsi secara rutin antara lain:
Ikan sarden
Ikan teri
Bayam
Brokoli
Pakcoy
Kacang almond
Tahu
Biji wijen
Yoghurt
Keju
Memenuhi kebutuhan kalsium sejak dini dapat membantu menjaga kekuatan tulang, kesehatan gigi, serta mendukung fungsi tubuh secara menyeluruh. Dengan mengenali gejala kekurangan kalsium lebih awal, Anda dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat demi kualitas hidup yang lebih baik.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru
- Sabtu, 10 Januari 2026
Berita Lainnya
Kisaran Biaya Liburan ke Jepang 7 Hari? Simak Penjelasan Berikut ini!
- Sabtu, 10 Januari 2026
10 Pilihan Camilan Efektif Mengatasi Gula Darah Rendah dengan Cepat
- Sabtu, 10 Januari 2026
15 Rekomendasi Camilan Sehat Sebelum Tidur untuk Kualitas Istirahat Nyenyak
- Sabtu, 10 Januari 2026












