Taruh Fokus pada Marine Cargo, Premi Asuransi Jasindo Naik Signifikan
- Jumat, 09 Januari 2026
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatat lonjakan premi asuransi pengangkutan atau marine cargo sebesar 50,34% year-on-year (YoY) hingga November 2025.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana, menyampaikan bahwa pendapatan premi lini usaha ini mencapai Rp71 miliar. Meski demikian, kontribusinya terhadap total portofolio premi perusahaan masih relatif kecil, sekitar 2,1%, menunjukkan ruang besar untuk pertumbuhan lebih lanjut di sektor ini.
Pertumbuhan Marine Cargo Didukung Sektor Pertambangan
Baca JugaOJK Ingatkan Waspada Love Scam, Kejahatan Finansial Digital Meningkat
Hingga September 2025, permintaan asuransi marine cargo masih didominasi oleh sektor pertambangan yang memiliki nilai ekspor tinggi dan risiko pengangkutan signifikan.
Brellian menegaskan, meskipun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kontraksi ekspor Indonesia mencapai 6,6% YoY pada November 2025, permintaan asuransi pengangkutan tetap menunjukkan tren positif. Hal ini menandakan kebutuhan perlindungan risiko logistik tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh fluktuasi ekspor jangka pendek.
Strategi Jasindo untuk Pertumbuhan Selektif
Ke depan, Jasindo melihat peluang pertumbuhan premi marine cargo tetap positif seiring kebutuhan pelaku usaha terhadap mitigasi risiko rantai pasok. Perusahaan akan mendorong ekspansi secara selektif dan berkelanjutan dengan fokus pada kualitas portofolio, penguatan layanan, serta pendekatan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Brellian menekankan bahwa pertumbuhan tidak hanya dilihat dari volume, tetapi juga dari pemeliharaan standar risiko dan layanan optimal kepada pelanggan.
Peran Asosiasi Asuransi Umum Indonesia
AAUI mendorong perusahaan asuransi memperluas kerja sama dengan eksportir, importir, freight forwarder, dan perbankan.
Ketua Umum AAUI, Budi Herawan, menyarankan pengembangan produk yang lebih fleksibel sesuai profil risiko logistik dan pemanfaatan digitalisasi dalam proses underwriting serta penerbitan polis. Penguatan manajemen risiko dan layanan klaim dianggap penting untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha perdagangan.
Prospek Moderat namun Positif
AAUI menilai lini usaha marine cargo pada 2026 memiliki prospek yang moderat dan positif, dengan asumsi stabilisasi perdagangan global dan penguatan aktivitas logistik nasional. Fokus pertumbuhan akan lebih mengarah pada kualitas daripada kuantitas, menekankan pengelolaan risiko yang prudent dan penyesuaian produk dengan kebutuhan perdagangan yang semakin kompleks.
Dengan pendekatan selektif, sektor ini diproyeksikan tetap mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam portofolio perusahaan.
Penguatan Layanan dan Solusi Khusus Nasabah
Jasindo juga menyiapkan strategi untuk memperkuat layanan dan menghadirkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Perusahaan berencana meningkatkan pengalaman pelanggan dalam klaim dan underwriting, serta memanfaatkan digitalisasi untuk mempercepat proses administrasi.
Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong minat pelaku usaha untuk memperluas perlindungan marine cargo mereka, sekaligus meningkatkan loyalitas terhadap jasa asuransi Jasindo.
Kesimpulan dan Tantangan ke Depan
Meskipun kontribusi lini usaha marine cargo saat ini masih kecil, pertumbuhan premi yang mencapai 50,34% YoY menegaskan potensi sektor ini. Jasindo dan AAUI menekankan pentingnya fokus pada kualitas pertumbuhan, pengelolaan risiko yang hati-hati, dan penyesuaian produk sesuai kebutuhan perdagangan dan logistik.
Dengan strategi selektif dan pemanfaatan digitalisasi, marine cargo tetap menjadi lini yang menarik bagi perusahaan asuransi pada 2026.
Mazroh Atul Jannah
Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Imlek, Ramadhan, Idul Fitri 2026
- Sabtu, 10 Januari 2026
Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru
- Sabtu, 10 Januari 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga Emas Perhiasan Sabtu 10 Januari 2026, Tren Stabil Terpantau
- Sabtu, 10 Januari 2026
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
- Jumat, 09 Januari 2026










