Layanan SIM Keliling Jakarta: Tersedia di Lima Lokasi Hari Ini

Layanan SIM Keliling Jakarta: Tersedia di Lima Lokasi Hari Ini
Layanan SIM Keliling Jakarta: Tersedia di Lima Lokasi Hari Ini

JAKARTA - Bagi warga Jakarta yang membutuhkan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Ditlantas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi strategis di ibu kota pada hari Selasa, 6 Januari 2026. 

Layanan ini memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus pergi ke kantor Satpas.

Lima Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta

Baca Juga

Tito Percepat Verifikasi 52 Daerah Pascabencana Sumatera, Data Jadi Acuan

Layanan SIM Keliling dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dan dapat ditemukan di lima lokasi berbeda di Jakarta, yakni:

Jakarta Timur: Lobi depan Mall Grand Cakung

Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

Jakarta Utara: Lobi utama LTC Glodok

Jakarta Selatan: Area parkir samping Universitas Trilogi

Jakarta Barat: Lobi selatan Mall Ciputra

Warga Jakarta dapat mengunjungi lokasi-lokasi ini untuk mengurus perpanjangan SIM dengan cepat dan praktis, tanpa perlu antri di kantor pelayanan.

Persyaratan untuk Perpanjangan SIM

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menggunakan layanan SIM Keliling. Di antaranya adalah fotokopi KTP yang masih berlaku, SIM lama beserta fotokopi, bukti cek kesehatan, dan bukti tes psikologi. Layanan ini hanya berlaku untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih dalam masa berlaku.

Namun, jika masa berlaku SIM sudah habis, pemohon harus mengajukan permohonan untuk membuat SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Peraturan Terkait Masa Berlaku SIM

Sejak diberlakukannya kebijakan baru, masa berlaku SIM kini dihitung lima tahun sejak tanggal penerbitan, bukan lagi disesuaikan dengan tanggal lahir pemohon. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem dan menghindari kebingungannya dengan tanggal kedaluwarsa yang selama ini ditentukan berdasarkan tanggal lahir pemilik SIM.

Biaya Perpanjangan SIM

Untuk melakukan perpanjangan SIM melalui layanan SIM Keliling, ada biaya yang perlu dibayar sesuai dengan PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk Polri. Biaya perpanjangan adalah:

Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A

Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C

Selain biaya perpanjangan, pemohon juga harus membayar biaya tambahan untuk tes psikologi sebesar Rp60.000 dan tes kesehatan sebesar Rp35.000. Total biaya yang diperlukan untuk memperpanjang SIM bervariasi tergantung pada jenis SIM yang dimiliki dan biaya tambahan yang diperlukan.

Sanksi Bagi Pengendara Tanpa SIM Berlaku

Pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM yang masih berlaku akan dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 288 ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 

Sanksi yang diterapkan dapat berupa pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda sebesar maksimal Rp250.000. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk memastikan SIM mereka selalu dalam keadaan berlaku.

Dengan layanan SIM Keliling yang tersedia di lima lokasi ini, masyarakat Jakarta kini memiliki akses lebih mudah dan efisien untuk memperpanjang SIM. Sebaiknya, warga Jakarta memanfaatkan layanan ini untuk menghindari masalah hukum dan memastikan bahwa mereka dapat berkendara dengan aman dan sah.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru

Kemensos Buka Pendaftaran Sekolah Rakyat Februari 2026, Target 45 Ribu Siswa Baru

Kemensos Kaji Transformasi MBG dengan Pengasuh Lansia Disabilitas Terpadu

Kemensos Kaji Transformasi MBG dengan Pengasuh Lansia Disabilitas Terpadu

BGN Targetkan Enam Dapur SPPG Baru untuk Wilayah 3T Papua Barat

BGN Targetkan Enam Dapur SPPG Baru untuk Wilayah 3T Papua Barat

Mendag: Aktivitas di Pasar di Aceh Tamiang Sudah 80 Persen Pulih Pascabencana

Mendag: Aktivitas di Pasar di Aceh Tamiang Sudah 80 Persen Pulih Pascabencana

Kemenhaj Optimistis Sebagian Tower Kampung Haji Dapat Digunakan 2028

Kemenhaj Optimistis Sebagian Tower Kampung Haji Dapat Digunakan 2028