Pemerintah Menyalurkan Rp2,3 Triliun untuk Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Pemerintah Menyalurkan Rp2,3 Triliun untuk Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

JAKARTA-Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melaporkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp2,3 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) per akhir Februari 2024. Anggaran tersebut merupakan bagian dari total anggaran IKN sebesar Rp39,3 triliun pada tahun ini, yang saat itu baru direalisasikan sebesar 5,8 persen dari total pagu anggaran.

Dari dana tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk klaster infrastruktur, termasuk pembangunan gedung di kawasan Istana Negara, tower rusun ASN, rumah tapak Menteri, serta pembangunan jalan tol, jembatan, dan bandara di IKN. Selain itu, juga termasuk dalam realisasi anggaran adalah untuk rehabilitasi hutan dan lahan, serta pengendalian banjir melalui penataan dan penyempurnaan bendungan.

Secara rinci, dana yang telah diterima untuk klaster infrastruktur mencapai Rp400 miliar. Selain itu, Kementerian Keuangan juga mengalokasikan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk klaster di luar infrastruktur, seperti persiapan pemindahan, laporan, rekomendasi kebijakan pada Kementerian Lembaga, pemetaan dan evaluasi, promosi, publikasi, sosialisasi IKN, keamanan POLRI, dan operasional Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Baca Juga

OJK Ingatkan Waspada Love Scam, Kejahatan Finansial Digital Meningkat

Peningkatan alokasi dana APBN untuk IKN mencapai 45,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya sekitar Rp27 triliun pada 2023. Total alokasi anggaran untuk IKN pada periode 2022-2024 mencapai Rp71,8 triliun hingga 29 Februari 2024.

Redaksi

Redaksi

Energika.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Free Float Saham, Dorong Pendalaman Pasar 2026

OJK Siapkan Aturan Free Float Saham, Dorong Pendalaman Pasar 2026

OJK Tegaskan Asuransi Pinjol Tidak Hapus Risiko Penyelenggara Kredit

OJK Tegaskan Asuransi Pinjol Tidak Hapus Risiko Penyelenggara Kredit

Update Lengkap Harga Emas Perhiasan Sabtu 10 Januari 2026, Tren Stabil Terpantau

Update Lengkap Harga Emas Perhiasan Sabtu 10 Januari 2026, Tren Stabil Terpantau

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025

Simak Tabel KUR BRI 2026 Cicilan Bulanan Dengan Mudah

Simak Tabel KUR BRI 2026 Cicilan Bulanan Dengan Mudah