HANOI - Kementerian Perindustrian dan Perdagangan baru saja merilis Keputusan No. 1127/QD-BCT yang mengesahkan kerangka harga pembangkitan listrik untuk pembangkit listrik tenaga air pada tahun 2026.
Merujuk pada keputusan tersebut, rentang harga pembangkitan listrik tenaga air untuk tahun 2026 ditetapkan mulai dari 0 hingga 1.110 VND/kWh.
Nilai ini belum mencakup pajak sumber daya air, biaya layanan lingkungan hutan, biaya hak eksploitasi sumber daya air, serta pajak pertambahan nilai.
Formasi harga pembangkitan listrik ini diberlakukan bagi pembangkit listrik tenaga air sebagaimana diatur dalam Surat Edaran No. 09/2025/TT-BCT dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengenai berkas, prosedur, serta metode penentuan dan persetujuan kerangka harga pembangkitan listrik; yang kemudian diubah dan ditambah melalui Surat Edaran No. 54/2025/TT-BCT.
Ketetapan tersebut diterbitkan dengan mengacu pada usulan Grup Kelistrikan Vietnam dalam dokumen No. 2294/EVN-KDMB? per tanggal 22 April 2026, serta usulan dari Direktur Departemen Kelistrikan.
Berdasarkan penjelasan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, melalui kerangka harga pembangkitan listrik yang telah disetujui ini, Vietnam Electricity Group bersama unit-unit pembangkit listrik bakal melakukan negosiasi dan menandatangani kontrak jual beli listrik yang sejalan dengan regulasi perundang-undangan mengenai metode penentuan harga jasa pembangkitan listrik dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.
Peluncuran kerangka harga pembangkitan listrik tahunan ini menjadi acuan bagi setiap pihak terlibat untuk menyusun skema penetapan harga listrik dalam perjanjian pembelian tenaga listrik, sekaligus mendukung terciptanya transparansi dalam operasional pasar listrik.
Di tengah tingginya permintaan listrik yang terus berlanjut, khususnya sepanjang musim kemarau 2026, energi air bakal tetap memegang peran krusial dalam memasok daya ke jaringan listrik nasional.
Akan tetapi, kapasitas pemanfaatan tenaga air ini sangat bergantung pada situasi hidrologi di waduk-waduk serta kebutuhan pengaturan air demi mencukupi keperluan domestik maupun aktivitas produksi.