Juri LCC MPR RI Dinilai Tak Konsisten, SMAN 1 Pontianak Layangkan Protes

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:40:14 WIB
Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Majelis . (Sumber Foto:NET)

JAKARTA – Gelaran Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada (9/5/2026) menjadi perbincangan hangat.

 Hal tersebut disebabkan oleh beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan penilaian dewan juri tidak konsisten terhadap jawaban benar para peserta lomba.

Dalam cuplikan video itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak sedang memberikan jawaban terkait pertanyaan mengenai proses pemilihan anggota BPK.

"Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ucap Ocha, siswi dari Grup C.

Akan tetapi, jawaban itu justru dijatuhi nilai minus lima oleh juri Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita Widya Budi.

Pertanyaan serupa lantas dilempar kepada Grup B dari SMAN 1 Sambas. Mereka memberikan jawaban yang sama dan justru memperoleh nilai 10 dari juri yang sama pula. 

Ocha kemudian melayangkan protes lantaran merasa jawabannya identik dengan Grup B namun tetap dianggap salah.

Merespons hal tersebut, juri berdalih bahwa Grup C tidak menyebutkan poin pertimbangan dari DPD secara utuh.

 "Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi," kata Dyastasita.

Walaupun Grup C telah mengajukan sanggahan, juri menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan mereka, dan MC meminta peserta guna menerima hasil itu.

Juri lainnya, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR, Indri Wahyuni, memberikan tambahan alasan bahwa artikulasi dari peserta SMAN 1 Pontianak dinilai kurang jelas.

"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas. Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5. Jadi sekali lagi kami peringatkan artikulasi diperhatikan ya," ucap Indri.

Terkini