MUARO JAMBI – Komitmen guna mencetak sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten di sektor energi terus diperkokoh oleh PetroChina International Jabung Ltd.
Melalui langkah proaktif yang disebut sebagai inisiatif "jemput bola", perusahaan minyak dan gas bumi (Migas) tersebut menyambangi Universitas Jambi (UNJA) guna melaksanakan seleksi langsung bagi mahasiswa yang ingin menjalani Kerja Praktik (KP) maupun penyusunan Tugas Akhir (TA).
Kegiatan yang terlaksana di Aula Senat Rektorat, Kampus UNJA Mendalo, ini menandai transformasi signifikan dalam strategi pengembangan bakat serta rekrutmen perusahaan.
Apabila sebelumnya PetroChina cenderung bersifat reaktif dengan menunggu proposal masuk dari mahasiswa, kini perusahaan secara aktif mendatangi institusi pendidikan untuk menjaring talenta-talenta terbaik sejak dini.
Human Resources Manager PetroChina Jabung, Elvin Tobing, memberikan penegasan bahwa perubahan strategi tersebut bertujuan untuk memastikan talenta lokal Jambi memperoleh prioritas dan akses yang lebih mudah guna merasakan atmosfer kerja profesional.
"Selama ini kami sebenarnya sudah memfasilitasi kegiatan kerja praktik untuk mahasiswa dari Jambi, namun sifatnya reaktif. Kali ini kami yang menjemput bola, kami yang datang langsung ke kampus," ujar Elvin di hadapan ratusan mahasiswa yang antusias mengikuti seleksi.
Menurut pendapatnya, tingginya minat mahasiswa untuk belajar di PetroChina menuntut perusahaan guna melakukan proses filterisasi yang objektif.
Melalui program "PetroChina Goes to Campus", perusahaan menetapkan skala prioritas dalam menentukan siapa saja mahasiswa unggul yang paling siap untuk dibimbing dalam lingkungan operasional migas yang kompetitif dan ketat.
Program tersebut bukan sekadar formalitas untuk memenuhi kewajiban kampus atau SKS. Elvin menekankan bahwa Kerja Praktik serta Tugas Akhir di PetroChina merupakan "pintu gerbang" nyata menuju karir profesional.
Ia mengungkapkan fakta menarik bahwa banyak karyawan tetap PetroChina saat ini merupakan alumni dari program serupa di masa lampau.
"Peluang bagi mahasiswa UNJA untuk berkarir di sini sangat terbuka. Banyak staf kami yang memulai langkahnya dari kerja praktik, membuktikan kualitasnya selama tugas akhir, hingga akhirnya resmi menjadi karyawan," tambah Elvin.
Salah satu bukti nyata keberhasilan putra daerah ialah sosok Yuda, alumni Fakultas Pertanian UNJA yang kini sukses meniti karir di PetroChina.
Elvin bahkan menyematkan label khusus kepada Yuda sebagai "Our Future Leader", sebuah pesan kuat bagi mahasiswa bahwa latar belakang lokal bukan penghalang guna menduduki posisi strategis di perusahaan internasional.
Tak hanya mengenai rekrutmen, acara ini pun menjadi wadah edukasi teknis.
Mahasiswa mendapatkan kesempatan emas mengikuti sesi sharing bersama pakar safety drilling asal Tiongkok, Mr. Pang. Kehadiran pakar internasional tersebut memberikan wawasan global mengenai standar keamanan (HSE) yang sangat krusial dalam industri hulu migas.
Mahasiswa diajak memahami bahwa di dunia migas, aspek keselamatan kerja merupakan harga mati.
Wawasan ini diharapkan mampu meningkatkan standar intelektual serta kesiapan mental mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke lapangan.
Inisiatif ini merupakan perwujudan sinergi antara akademisi dan industri.
PetroChina menyadari bahwa keberlangsungan operasional perusahaan di wilayah Jabung sangat bergantung pada kualitas dan dukungan masyarakat sekitar (local people).
"Kami berkomitmen untuk membantu mencerdaskan anak bangsa, terutama masyarakat lokal di Jambi. Selamat mengikuti seleksi, tunjukkan antusiasme terbaik kalian," tutup Elvin dengan penuh semangat.
Dengan adanya program ini, diharapkan kesenjangan antara kebutuhan industri dan dunia pendidikan dapat semakin terkikis, sekaligus memastikan bahwa kekayaan alam Jambi dikelola oleh tangan-tangan terampil anak daerahnya sendiri.