PLN Indonesia Power Ekspansi Bisnis Karbon Lewat Solar PV Solution

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:49:55 WIB
PLN IP Gandeng DevvStream Garap Pasar Karbon dari Proyek PLTS Off-Grid. (Sumber Foto:NET)

JAKARTA – PT PLN Indonesia Power semakin memantapkan transformasi bisnis energi bersih dengan mengintegrasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui mekanisme perdagangan karbon internasional. 

Langkah tersebut dipertegas melalui penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) dengan DevvStream Inc. 

sebagai bagian dari ekspansi portofolio bisnis 'beyond kWh' yang berbasis solar PV solution.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis bagi perusahaan untuk menyatukan proyek PLTS dengan aktivitas monetisasi karbon di pasar internasional.

"Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi PLN IP dalam mengintegrasikan pengembangan PLTS dengan skema monetisasi karbon global," katanya seperti dikutip dari berbagai sumber, Senin (11/5).

Kesepakatan tersebut telah ditandatangani oleh Bernadus bersama CEO DevvStream Corp Sunny Trinh di Jakarta pada Selasa (5/2). 

Dalam kolaborasi ini, PLTS yang dibangun mengusung sistem off-grid untuk mencukupi kebutuhan internal pelanggan secara mandiri tanpa terhubung ke jaringan listrik utama.

 Seluruh proses tetap dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku di sektor lingkungan hidup serta perdagangan emisi.

Lewat proyek ini, PLN Indonesia Power akan menghasilkan sertifikat pengurangan emisi atau Verified Emission Reduction (VER) yang selanjutnya dipasarkan melalui DevvStream sebagai mitra global. 

Bernadus memandang langkah ini sebagai bagian dari strategi PLN IP dalam menyusun model bisnis berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

"Pengembangan solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah," ujarnya.

Ia memaparkan bahwa konsep 'beyond kWh' yang diterapkan PLN IP tidak hanya berfokus pada penjualan listrik, melainkan juga meliputi layanan energi terintegrasi, manajemen emisi, hingga optimalisasi aset energi milik konsumen. 

Pengaplikasian PLTS off-grid ini disiapkan untuk membantu pelanggan meraih efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca secara mandiri.

Di sisi lain, Sunny Trinh menyebutkan bahwa sinergi ini membuka peluang lebar bagi proyek karbon berbasis energi hijau dari Indonesia untuk merambah pasar dunia.

"Kami melihat potensi besar dari model solar PV off-grid, yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global," ujarnya.

Kerja sama ini semakin memperkukuh posisi PLN Indonesia Power sebagai pelopor solusi energi berbasis kebutuhan konsumen sekaligus pendukung agenda dekarbonisasi nasional. 

Mendatang, perusahaan berkomitmen untuk terus memperlebar implementasi solar PV solution guna memaksimalkan pendapatan baru dari pasar karbon dunia.

Terkini