JAKARTA – Besaran biaya pasang listrik baru PLN pada Mei 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dengan rincian tarif mulai 421.000 rupiah untuk kapasitas daya 450 VA.
Masyarakat yang berencana menyambung aliran listrik di hunian baru perlu memahami rincian tarif secara mendalam agar proses pengajuan berjalan lancar.
Bahlil Lahadalia berpendapat, bahwa perencanaan anggaran yang matang sejak awal diperlukan agar proses pengajuan kepada pihak penyedia layanan berjalan tanpa kendala teknis maupun biaya.
"Mengetahui rincian tarif pemasangan listrik baru pada Mei 2026 menjadi langkah krusial bagi masyarakat yang berencana menyambung aliran listrik di hunian atau bangunan baru," ujar Bahlil Lahadalia, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).
Regulasi mengenai biaya penyambungan ini masih berpatokan pada aturan lama yang tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017.
Penentuan nominal yang wajib dibayar bergantung pada kapasitas daya listrik serta sistem layanan yang dipilih oleh pemohon.
Bagi kapasitas daya 900 VA, calon pelanggan akan dikenakan biaya penyambungan sebesar 843.000 rupiah di luar komponen tambahan lainnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan daya yang lebih besar seperti 1.300 VA dan 2.200 VA, tarif masing-masing berada di angka 1.218.000 rupiah dan 2.062.000 rupiah.
Khusus layanan prabayar, dana ekstra harus disiapkan untuk pengisian token perdana serta pembayaran pajak penerangan jalan.
Pemohon layanan pascabayar juga memiliki beban tambahan berupa uang jaminan langganan yang besarannya disesuaikan dengan ketentuan berlaku.
Masyarakat sangat disarankan untuk melakukan pengurusan secara mandiri melalui kanal digital guna menghindari praktik percaloan yang merugikan.
Aplikasi PLN Mobile menyediakan fitur simulasi biaya yang memungkinkan pengguna mendapatkan angka proyeksi secara akurat sebelum mendaftar.
Fitur tersebut secara otomatis mengalkulasi total pengeluaran berdasarkan pilihan daya dan lokasi bangunan calon pelanggan.
Memastikan ketersediaan Sertifikat Laik Operasi menjadi bagian penting dalam tahapan ini untuk menjamin keamanan instalasi di dalam bangunan.