JAKARTA – Antam kian serius mengadopsi teknologi AI untuk meningkatkan efisiensi proses eksplorasi serta mengoptimalkan operasional pertambangan di berbagai lini bisnis.
Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan sumber daya mineral perusahaan dapat berjalan jauh lebih efektif melalui pendekatan digital.
Nicolas Kanter menyampaikan, bahwa penggunaan kecerdasan buatan menjadi instrumen krusial dalam mempercepat analisis data geofisika dan geokimia di lapangan.
"Penerapan teknologi AI ini diharapkan dapat membantu Antam dalam melakukan eksplorasi yang lebih presisi serta efisien dari sisi biaya maupun waktu," ujar Nicolas Kanter, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).
Transformasi tersebut memungkinkan tim teknis untuk memetakan potensi kandungan mineral dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.
Sistem cerdas ini juga diintegrasikan pada manajemen rantai pasok untuk memantau performa alat berat secara real time.
Efisiensi yang dihasilkan dari digitalisasi ini diproyeksikan mampu memperkuat posisi kompetitif perusahaan di pasar komoditas global.
Pengembangan inovasi secara berkelanjutan tetap menjadi prioritas utama guna mendukung ketersediaan cadangan bahan baku dalam jangka panjang.