SORONG – Petrogas terapkan cEOR untuk memaksimalkan potensi produksi minyak di Lapangan Walio, Papua Barat, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.
Implementasi teknologi pemulihan minyak tahap lanjut ini menjadi tonggak penting dalam memperpanjang usia produktif ladang minyak di wilayah timur Indonesia.
"Kami sangat optimis dengan hasil yang akan dicapai saat Petrogas terapkan cEOR di Lapangan Walio untuk meningkatkan angka produksi secara berkelanjutan," ujar perwakilan manajemen Petrogas, dikutip dari msn.com, Sabtu (25/4/2026).
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa penggunaan bahan kimia khusus ini mampu menurunkan tegangan antarmuka antara minyak dan air di dalam reservoir.
Teknologi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus melakukan eksplorasi dan eksploitasi yang lebih pintar pada lapangan yang sudah matang.
Heri Gunawan berpendapat bahwa penerapan metode pengurasan minyak tingkat lanjut menjadi kunci utama bagi industri hulu migas dalam menahan laju penurunan produksi alami.
Proses penginjeksian bahan kimia dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan standar keamanan lingkungan tetap terjaga di sekitar area operasi.
Dukungan infrastruktur pendukung di darat juga terus diperbarui agar selaras dengan kebutuhan operasional sistem injeksi yang baru terpasang tersebut.
Hasil dari proyek percontohan ini nantinya akan menjadi acuan bagi pengembangan skema serupa di lapangan minyak lain yang memiliki karakteristik geologi yang sama.
Keberhasilan proyek ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian target produksi 1 juta barel minyak per hari pada 2030 mendatang.