Jakarta, 11 Maret 2026 – PT PLN (Persero) kembali melakukan penyalaan serentak penyambungan listrik gratis untuk 2.533 rumah tangga prasejahtera se-Indonesia lewat program Light Up The Dream pada Rabu (4/3). Program inisiasi pegawai PLN ini menjadi bagian dari upaya berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan 1447 H.
Light Up The Dream merupakan program bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang berasal dari donasi sukarela pegawai PLN. Secara kontinyu, program sosial ini telah berjalan sejak 2020 dan berhasil menyambungkan listrik secara cuma-cuma kepada 44.317 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Salah satu penerima manfaat, Titin, warga Kota Banjarmasin, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah akhirnya ia dan keluarganya bisa menikmati layanan listrik dari PLN lewat Program Light Up The Dream.
“Di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini, akhirnya saya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama mencuci dan menggosok pakaian, tanpa harus menumpang listrik lagi ke tetangga,” ungkap Titin.
Ami, warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan penyambungan listrik yang diterimanya. Dengan hadirnya listrik PLN di rumahnya, kini ia dapat lebih leluasa untuk beraktivitas tanpa harus menyalur listrik tetangga lagi.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini kami hanya menyalur listrik dari tetangga, sekarang akhirnya rumah kami punya listrik sendiri. Apalagi ini di bulan Ramadan, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan," ucap Ami.
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela yang hadir dalam kegiatan penyalaan serentak program Light Up The Dream di Bandar Lampung menyampaikan, inisiasi ini telah membawa harapan bagi banyak keluarga di berbagai daerah. Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan akses listrik kepada masyarakat prasejahtera, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan lewat aktivitas ekonomi produktif di lingkungan rumah tangga.
“Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi penggerak ekonomi keluarga, penunjang pendidikan anak-anak, serta fondasi berkembangnya usaha kecil dan kegiatan produktif masyarakat. Program ini sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung dari tingkat paling dasar,” ujar Jihan.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena juga menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Program Light Up The Dream yang terus memberikan banyak manfaat, khususnya bagi keluarga prasejahtera. Dirinya mengungkapkan bahwa Light Up The Dream PLN telah menginspirasi dirinya untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kegiatan ini memotivasi kami dari pemerintah daerah untuk giat memastikan tidak ada lagi masyarakat Kota Ambon yang belum menikmati listrik. Berkat PLN berbagi, Ambon menyala, rakyat makin cerdas,” ungkap Bodewin.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa Program Light Up The Dream menjadi salah satu wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang masih belum menikmati listrik. Melalui program berbasis donasi pegawai ini, PLN berupaya menghadirkan terang sekaligus harapan baru bagi keluarga prasejahtera di berbagai daerah.
“Kita tahu bahwa dalam kehidupan modern hari ini, sulit rasanya bagi sebuah rumah tangga untuk hidup tanpa aliran listrik. Melalui Light Up The Dream, insan PLN melihat adanya sisi kemanusiaan yang bisa diisi dengan kontribusi untuk memberikan harapan,” ucap Yusuf Didi.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud implementasi Employee Value Proposition PLN yang bertujuan menghadirkan pengalaman kerja terbaik bagi para pegawai, salah satunya dengan memfasilitasi pegawai yang ingin berkontribusi dalam menghadirkan solusi energi bagi Indonesia.
"Lewat program ini, kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi dari insan PLN dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapannya, semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menikmati listrik secara mandiri, sehingga ekonomi dapat bergerak dan taraf hidup masyarakat semakin meningkat," pungkas Yusuf Didi.